Balon Wali Kota Independen Belum Terlihat

Ilustrasi pilkada. (Foto: Jawa Pos)

Ilustrasi pilkada. (Foto: Jawa Pos)

MEMASUKI bulan Juli 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi belum melihat ada tanda-tanda bakal calon (balon) kepala daerah yang maju lewat jalur perseorangan (independen).

Maka dari itu, bisa dipastikan jika dalam ajang pesta demokrasi lima tahunan di Kota Bekasi mendatang, tidak ada satupun calon wali kota dan wakil wali kota yang maju melalui jalur independen.

Menurut Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, pada triwulan pertama tahun ini, calon independen seharusnya sudah melakukan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan untuk maju di Pilkada.

“Tidak gampang mengumpulkan KTP sebanyak 6,5 pesen dari total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Bekasi,” kata Ucu.

Dijelaskan Ucu, jika ada bakal calon independen yang baru bergerak bulan ini untuk mengumpulkan KTP, waktunya sudah terlalu mepet. “Karena sampai saat ini belum ada yang melakukan pengumpulan KTP, saya yakin sekali jika di Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang, tidak ada yang maju melalui jalur independen,” tegasnya.

Saat ditanya kapan pendaftaran balon peserta Pilkada akan dibuka?, Ucu mengatakan, untuk pendaftaran balon melalui parpol diperkirakan dibuka pada bulan November atau Desember 2017.

Baca Juga: Terbukti Bersalah, Sebastian Vettel Kena Sanksi dari Federasi Balap

“Untuk jalur independen, itu harus lebih awal melakukan koordinasi dengan KPU, karena ada beberapa persyaratan khusus, lain halnya jika melalui partai politik,” terang Ucu.

Adapun Pengamat Politik, Didit Susilo mengakui, peluang calon independen di Pilkada Kota Bekasi 2018 masih tetap ada. Tapi masalahnya, kalau calon independen itu persyaratannya yang sangat berat, karena harus mengikuti Undang-undang Pilkada yang baru disahkan.

Sehingga, keinginan calon independen untuk maju di Pilkada Kota Bekasi belum bisa dipastikan. Apalagi selama ini sejumlah balon yang berniat maju lewat jalur independen hanya sebatas wacana.

Didit juga mempertanyakan, apakah para balon yang ingin maju lewat jalur independen itu sudah memiliki modal dan keberanian, termasuk biaya (cost) politik yang sangat besar?.

“Memang untuk biaya politik itu gampang, tapi syarat prosentase foto copy KTP dan yang lain-lain itu sangat berat,” terangnya.

Sekadar diketahui, pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi akan diselengarakan pada bulan Juni 2018 mendatang bersamaan dengan beberapa daerah lainnya secara serentak. (sar/pj/gob)



loading...

Feeds