Soal Komentar Monohok Bams Ismoyo, Jawara Bekasi: Perantau Kurang Ajar, Gak Tau Diri, Kudu di Gebukin!

JAWARA Bekasi, Damin Sada, geram dengan postingan pengguna media sosial atas nama Bams Ismoyo yang mendeskriditkan Kabupaten Bekasi.

Pengguna sosial media Facebook itu blak-blakan menyebut kalau orang Bekasi tidak bisa hidup tanpa adanya pendatang.

Bahkan, komentar monohok dari Bams Ismoyo itu banyak dikecam para natiezen yang mayoritas masyarakat Bekasi

“orang Bekasi ga ada orang perantauan paling juga pada mampus dan emang bisa apa orang Bekasi sekolah saja gak pada tamat smp,” begitu tulis Bams Ismoyo.

Tak sedikit pula, Screnshhot yang menyebar secara berantai di Fecebook masyarakat kota dan kabupaten Bekasi.

Begitupun dalam pesan WhatsAap yang mengirim screenhoot atas tulisan komentar monohok Bams Ismoyo.

“Ini jelas-jelas perantau kurang ajar dan gak tau diri. Hidup di kampung orang ‘Bekasi’ kudu di gebukin, minimal di usir dari Bekasi,” kata Damin dalam pesannya, Sabtu (24/6/2017) kepada GoBekasi.co.id.

“Bekasi tanpa orang pendatang ‘endonan’ mungkin makmurnya seperti Brunai darusalam, Bekasi punya minyak dan gas bumi berlimpah, pertaniannya di utara dan perkebunannya di selatan tumbuh subur, perikanan laut dan air tawar berlimpah,” timpalnya lagi. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …