Pengcab Diminta Ikut Mekanisme KONI

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli HM. FOTO: Radar Bekasi

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli HM. FOTO: Radar Bekasi

KETUA Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Romli, meminta pengurus cabang olahraga untuk mengajukan kebutuhan sesuai mekanisme yang ada.

Baginya, saat ini masih ada sejumlah pengcab yang belum memahami mekanisme administrasi yang mesti di tempuh sebelum meminta kebutuhan atlet terutama terkait sarana dan prasarana latihan.

“Kita paham apa saja yang diperlukan bagi tiap atlet dan pengcab yang harus dilengkapi. Tentunya, itu dari pengcabnya juga agar dalam setiap hal melakukan pengajuan terbih dahulu,” ujar Romli pada Radar Bekasi.

Sejauh ini KONI memang belum mengakomodir semua kebutuhan cabor, hanya transport yang rutin diberikan.

“Saat ini masih belum (alat) pelatcab, jadi masih seperti biasa. Tapi kalau ada yang mendesak, tentu pengurus harus tau mekanismenya,” katanya.

Lebih lanjut kata dia, jika kebutuhan besar yang diajukan Cabor itu bisa langsung ke dinas. Sedangkan beberapa peralatan pendukung itu bisa diakomodir.

“Kalau peralatan berat ada di dinas, kalau yang ringan bolehlah kita fasilitasi. Intinya, pengcabnya ngasih surat dulu. Karena nanti akan kena pajak dan lainnya, jangan sampai tiba-tiba bikin dan kita harus bayar,” tegasnya.

Lebih lanjut kata dia, pengurus harus memiliki dasar atas pengajuan yang dilakukan. Karena, belum tentu apa yang diajukan bisa di realisasikan bila tidak ada tujuan dan maksud tertulis pada KONI.

“Pengurus, harus ada dasar karena semua sudah diatur. Tidak bisa komersil untuk olahraga,” tandasnya.

(dan/pj/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Truk sampah milik DKI Jakarta yang rusak dilempar batu. (Foto: Ist)

Lagi, Truk Sampah DKI Dihujani Batu

UNTUK kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah …