Mes Persikasi Dikomersilkan

DITENGAH terpuruknya prestasi klub sepakbola asal Kabupaten Bekasi, Persikasi, kabar tak sedap justru didapatkan para suporter fanatik mereka.

Ditengah keluhan minimnya dana pembiayaan seleksi pemain, mess official tim laskar bendo item julukan Persikasi itu justru diduga dikomersilkan oleh oknum pengurus, dengan disewakan kepada warga.

Namun tidak ada kejelasan laporan dan aliran dana dari manajemen perihal keberadaan mess yang disewakan. Padahal seharusnya lokasi tersebut digunakan untuk kepentingan klub bukan perorangan.

Kondisi ini dipantau langsung para suporter dengan menyambangi lokasi mess yang berada di Dukuh Bima, Grand Wisata, Tambun Selatan.

Padahal dugaan aliran dana perawatan mess setiap tahunnya dari Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui bagian umum, terus mengalir.

Salah satu anggota suporter Laskar Bendo Item, Suganda menjelaskan, dari data APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2016, tertulis jika Pemkab Bekasi telah menggelontorkan Rp 580. 955.200 untuk pemeliharaan rutin mess Persikasi yang ada di Kecamatan Tambun Selatan itu.

“Dari total empat bangunan yang ada, dua diantaranya berpenghuni. Satu dikontrakan dan satunya lagi ditempati oleh Bang Gondrong sejak tahun 2014 lalu,” ucapnya.

Dari hasil penelusurannya, mess itu ditempati setelah para penghuninya mendapatkan izin dari Ketua Persikasi yakni H. Aruman, melalui tangan kanannya Wawan.

“Kita sih pengennya mess itu betul-betul ditempati bagi pemain atau official tim Persikasi ya, apalagi ada info setiap tahunnya Pemkab mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk biaya perawatan mess tersebut,” kata dia.

Sementara itu anggota Laskar Bendo Item lainnya, Soerjana Koesnadie mengatakan, jika memang mess tersebut betul disewakan, maka ada indikasi penyalahgunaan wewenang dan tanggung jawab yang dilakukan oleh pengurus Persikasi. “Pihak penegak hukum, harus menyelidiki kejadian tersebut,” kata pria yang akrab disapa Cingik itu.

Lebih lanjut, ia berharap agar kedepannya Persikasi mampu bangkit dan kembali berprestasi. “Yang patut dilakukan sebagai langkah awal adalah melakukan perubahan struktur, baik di kepengurusan Persikasi maupun Askab PSSI Kabupaten Bekasi,” tegasnya

sementara, saat ditemui Radar Bekasi lelaki yang akrab disapa Godrong (45) dirinya sudah lama tinggal di mess persikasi. Namun dirinya enggan mengatakan lebih jauh mengenai asal usul dirinya dan keluarganya tinggal di sana. ”Saya gak mau komentar,” cetusnya. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds

Pentas seni di SMAN 12 Bekasi, Minggu (17/12/2017). (Foto: Ist)

Pensi SMAN 12 Bekasi Meriah

SMP Negeri 12 Kota Bekasi menyuguhkan kegiatan Fun Walk dan Pensi, kegiatan bertemakan asah-kreativitas ini merupakan bentuk apresiasi pihak sekolah …
Ilustrasi suspect difteri. (Foto: Ist)

Penderita Difteri di Kota Bekasi Bertambah

PENDERITA Difteri di Kota Bekasi bertambah. Sedikitnya 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah …