THR PNS Pemkab Bekasi Otomatis Terpotong Pajak Penghasilan

(Ilustrasi) PEMKAB BEKASI : Beberapa bidang SKPD di lingkup Pemkab Bekasi bakal dibubarkan menyusul adanya revisi Undang-undang. Nantinya bidang yang dibubarkan tersebut diambil alih oleh pemerintah provinsi. ILUSTRASI/DOKUMENTASI/RADAR BEKASI

(Ilustrasi) PEMKAB BEKASI : Beberapa bidang SKPD di lingkup Pemkab Bekasi bakal dibubarkan menyusul adanya revisi Undang-undang. Nantinya bidang yang dibubarkan tersebut diambil alih oleh pemerintah provinsi. ILUSTRASI/DOKUMENTASI/RADAR BEKASI

KANTOR Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cikarang Selatan memastikan, Tunjangan Hari Raya (THR) yang didapatkan pegawai negeri sipil (PNS) dipastikan akan terpotong pajak penghasilan (PPh) 21. Hal tersebut Kepala Seksi Waskon 1, Ronny Johannes Purba.

Ronny Johannes Purba menyebutkan, pengenaan pajak PPh 21 untuk THR juga hanya dikenakan kepada pegawai di luar PTKP. Misalnya, PNS yang memiliki gaji pokok Rp 4,5 juta per-bulan tidak dikenakan, sedangkan yang di atas Rp 4,5 juta per-bulan akan dikenakan, yang dikenakan hanya selisih dari batas PTKP saja.

“Sesuai dengan mekanisme yang ada, jadi bukan semuanya, tapi selisihnya,” Ronny Johannes Purba saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Lanjut ia mengatakan, pemberian THR PNS selama ini sudah dipotong dengan PPh 21. Sementara untuk periode di 2017, pihaknya menyebutkan tidak ada kenaikan secara nominal yang didapatkan masing-masing PNS, terkecuali PNS tersebut gaji pokoknya mengalami kenaikkan.

“Sudah, selama ini PNS sudah diptong pajak. Tetapi jumlah anggarannya masih ada perhitungan juga, kita sesuai aturan hukum yang berlaku,” paparnya.

“Biasanya THR naik kalau gaji pokok naik, sama pensiun pokok naik, kan itu menentukan baseline-nya, kita belum diskusi, masih pendahuluan,” tukasnya. (gob)



loading...

Feeds