Keluhan Pengcab Wushu Soal Ini Ditampik KONI Kabupaten Bekasi

Pelatih Wushu, Bertje Rumanggit pose bersama atlet wushu dan Ketua KONI Kabupaten Bekasi usai tampil di PON Jabar 2016.

Pelatih Wushu, Bertje Rumanggit pose bersama atlet wushu dan Ketua KONI Kabupaten Bekasi usai tampil di PON Jabar 2016.

KELUHAN Pelatih Wushu Bardje Rumagit perihal minimnya perhatian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi mulai ditanggapi pengurus KONI.

Ketua Bidang Organisasi, KONI Kabupaten Bekasi, Hilaludin Yusri, justru menyebut wushu merupakan cabang olahraga yang dianggap anak emas oleh KONI. Karena dibandingkan cabor lain wushu sudah memiliki lokasi latihan sendiri dengan memanfaatkan fasilitas gedung KONI.

“Mengherankan memang kalau pelatih menyatakan kurang diperhatikan. Padahal wushu itu sudah menjadi anak emas buat koni,” ujar lelaki yang akrab disapa Hilal kepada Radar Bekasi (Group Gobekasi), Selasa (14/6/2017).

Baca Juga: Pelanggan Listrik 900 VA Ingin Dapat Subsidi? Begini Syaratnya…

Dirinya menyebut jika fasilitas yang diberikan dinilai cukup memadai hanya tinggal melakukan pembinaan.

“Bila mengatakan atlet kurang diperhatikan itu mengherankan. Sejauh ini kita dianggap apa,” katanya.

Hilal justru beranggapan keluhan tersebut tidak mendasar. Karena sejauh ini, komunikasi antara pengurus KONI dengan para atlet dan pengurus cabang diklaim masih terjalin dengan baik. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Truk sampah milik DKI Jakarta yang rusak dilempar batu. (Foto: Ist)

Lagi, Truk Sampah DKI Dihujani Batu

UNTUK kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah …