Ya Ampun, Raperda Izin Lingkungan Kabupaten Bekasi Hasil Ngejiplak?

(Ilustrasi) Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi bersama Bupati dan Wakil Bupati Bekasi periode 2017-2022. (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

(Ilustrasi) Rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi bersama Bupati dan Wakil Bupati Bekasi periode 2017-2022. (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

RAPERDA Izin Lingkungan yang diusulkan eksekutif dituding copy paste dari daerah lainnya. Itu terungkap setelah raperda tersebut diparipurnakan di DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (12/6/2017).

Anggota Fraksi PKS Kabupaten Bekasi, Uriyan Uriayana, yakin kalau raperda tersebut hasil jiplakan dari daerah lain.

“Naskah akademik penyusun Raperda Izin Lingkungan Kabupaten Bekasi menjiplak naskah akademik penyusunan Raperda Izin Lingkungan di Kabupaten Malang, sehingga tidak sesuai dengan kondisi faktual di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Selain menjiplak, dalam naskah akademik juga ditemukan ketidaksesuaian penyebutan nama beberapa OPD, tidak dijelaskan lokasi pengambilan survei dalam metode pengambilan data, tidak disebutkannya peserta dan hasil dalam FGD (Forum Group Discussion) dalam raperda tersebut.

Pihaknya meminta agar naskah akademik tersebut direvisi oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dari persoalan ini, ia menganggap eksekutif terkesan asal dalam pengajuan Raperda Izin Lingkungan.

Sorotan lain terkait raperda ini juga datang dari fraksi lainnya, seperti Fraksi Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, Demokrat, PAN, Partai Bintang Nurani, dan Kebangkitan Nasdem.

Sementara itu, Wakil Bupati Bekasi, Eka Supriatmaja, mengatakan secara umum masukan, saran dan pandangan yang disampaikan fraksi di DPRD Kabupaten Bekasi menjadi masukan bagi pemerintah daerah, serta menjadi bahan proses pembahasan lebih lanjut dari raperda tersebut.

“Ini kan masukan dan kan belum jadi perdanya,” katanya.

(dho/pj/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Kondisi arus balik di Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (9/7/2016) malam. (Foto: Rezza Rizaldi/GoBekasi)

Prediksi Puncak Arus Balik: 30 Juni

JASA Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada Jumat (30/6) dengan volume lalu lintas mencapai 110 ribu kendaraan. …