Masih Banyak Tempat Pembuangan Sampah Liar di Kabupaten Bekasi

Tempat pembuangan sampah (TPS) liar di kampung Ceger RT002/018, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, dibiarkan menumpuk, Senin (16/2). FOTO : Asrori/Gobekasi

Tempat pembuangan sampah (TPS) liar di kampung Ceger RT002/018, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, dibiarkan menumpuk, Senin (16/2). FOTO : Asrori/Gobekasi

KABUPATEN Bekasi mendapat nilai 7,4 dalam Program Adipura untuk penilaian pertama. Padahal, di sejumlah titik masih terlihat tumpukan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Daryanto, mengatakan persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah, tapi juga masyarakat.

“Kalau masyarakatnya sadar, tidak bakal ada yang namanya sampah,” katanya.

Daryanto mengaku saat ini sedang gencar mensosialisasikan kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungannya. Namun ketika disinggung soal penanganan sampah, ia tidak mengetahuinya.

Baca Juga: Terpergok Curi Motor, 2 ABG Digelandang Polsek Bekasi Timur

“Kita akan upayakan titik sampah liar berkurang, dan untuk nilai Adipura penilaian pertama itu di nilai bulan September. Tapi kalau untuk penilaian kedua di bulan Maret saya belum mengetahui,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muhtar, menilai kondisi lingkungan Kabupaten Bekasi cukup memprihatinkan. Menurutnya, perlu ada program dan sistem yang fokus untuk menghilangkan tumpukan sampah.

“Harus kita evaluasi bagaimana bisa melakukan pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat. Selain itu dinas juga harus maksimal melakukan pengangkutan sampah di sumber, jadi lingkungan bisa terjaga dari sampah liar,” ujarnya (and/pj/gob)



loading...

Feeds