Walikota Minta Proses Perizinan Jangan Bertele-tele

Wali Kota Bekasi saat memberi penjelasan kepada para peserta rapat. (Foto: Ist)

Wali Kota Bekasi saat memberi penjelasan kepada para peserta rapat. (Foto: Ist)

WALIKOTA meminta kepada jajarannya agar pelayanan perizinan di Kota Bekasi tidak dipersulit atau bertele-tele.
“Kalau bisa 3 hari kenapa harus 14 hari selesai”, hal ini dikatakannya pada saat memimpin rapat dengan para kepala OPD, bertempat di ruang rapat walikota, Rabu (7/6/2017).
Wali Kota sengaja mengumpulkan beberapa dinas teknis yang membidangi perizinan seperti  Dinas PUPR, Dinas LH, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Parbud,  Dinas Perhubungan, Dinas Damkar, Dinas Perkimtan, Dinas Tenaga Kerja.
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Wali Kota selasa siang kemarin yang mendatangi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi. Dimana Wali Kota menanyakan langsung kepada salah satu warga atau pemohon yang akan mengajukan izin mendirikan klinik.
Wali Kota meminta kepada jajarannya dalam hal ini para aparatur sipil negara yang ada di pemerintah Kota Bekasi dapat memberikan pelayanan yang baik dan memahami pekerjaannya dengan baik. Dengan begitu saya yakin masyarakat akan puas dengan pelayanan yang diberikan, katanya.
Dirinya menginginkan agar proses perijinan dapat dilakukan system to system sehingga prosesnya akan lebih tepat, akurat, sederhana, transparan dan terintegrasi.
Dijelaskan Wali Kota, bahwa sudah saatnya ASN di pemerintah kota bekasi harus bekerja “think out the box” artinya kita mampu bekerja kritis dan kreatif.
Kita tinggalkan pola kerja yang lambat atau bertele-tele, saatnya aparatur itu dapat menciptakan gagasan diluar kebiasan-kebiasaan  yang sudah ada, tandasnya. (adv/hms/gob)


loading...

Feeds