Kabupaten Bekasi Akan Diserbu Gelandangan dan Pengemis Jelang Lebaran

(Ilustrasi) Anggota Satpol PP menggiring gelandangan yang beroperasi di jalanan protokol Kota Bekasi.RISKY/RADAR BEKASI

(Ilustrasi) Anggota Satpol PP menggiring gelandangan yang beroperasi di jalanan protokol Kota Bekasi.RISKY/RADAR BEKASI

KABUPATEN Bekasi diprediksi akan diserbu gelandangan dan pengemis (gepeng) selama Ramadan. Fenomena ini dianggap sudah menjadi kebiasaan, khususnya saat Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi, memperkirakan jumlah gepeng yang akan berdatangan ke Kabupaten Bekasi tidak akan banyak. Menurutnya, jumlahnya hanya lebih dari puluhan orang.

 “Tidak sampai ribuan, paling di atas puluhan orang,” katanya.

Pada tahun lalu, Kabupaten Bekasi juga diserbu oleh gepeng. Dan, hasil pendataan Dinsos kebanyakan gepeng tersebut berasal dari daerah tetangga seperti Kabupaten Karawang. Itu dibuktikan dengan identitas yang dikantongi gepeng saat dirazia.

Diperkirakan gepeng yang akan berdatangan ke Kabupaten Bekasi tahun ini juga berasal dari daerah tetangga. Meski demikian, juga ada gelandangan dan pengemis yang merupakan asli Kabupaten Bekasi.

“Kalau warga Kabupaten Bekasi hampir tidak ada ya, tapi kalau dari daerah jauh dia kos di sini, belum tahu juga tapi bisa saja terjadi,” katanya.

Soal jumlahnya, Edi belum bisa menyebut. Karena kata dia, kebanyakan gepeng tersebut bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dan sulit dilacak. Namun mereka sering berkumpul saat sore hingga malam hari.

“Kalau di pasar itu biasanya adanya pagi di atas jam 10 sudah tidak ada lagi, atau hari Jumat berkumpul di masjid-masjid besar, tapi kalau untuk di lampu merah jarang ya, karena memang di kita lampu merah jarang tidak seperti di Kota Bekasi,” ungkapnya.

“Memang ada di Cifest Cikarang Selatan banyak anak kecil ngamen ke ruko-ruko dan itu biasanya orang tuanya juga, kebanyakan kerjaannya tidak jelas seperti pemulung atau pekerja serabutan,” sambungnya.

Edi rencananya akan berkoordinasi dengan Satpol PP, polisi dan TNI untuk menyisir dan menertibkan gepeng. Lokasi yang bakal disasar seperti SPBU dan pusat perbelanjaan.

“Rencananya minggu-minggu ini kita akan tertibkan, supaya masyarakat menjalankan ibadah puasa dan Idul Fitri bisa berjalan dengan baik,” ucapnya seraya mengatakan gepeng yang terjaring razia nantinya akan dikembalikan ke keluarganya atau dibina.

(dho/pj/gob)



loading...

Feeds

IMG-20170727-WA0030

SMPN 10 Bekasi Raih Penghargaan

SMP Negeri 10 Kota Bekasi berhasil mendapatkan penghargaan berupa piala “Raksa Prasa Kategori Sekolah Berbudaya Lingkungan” Provinsi Jawa Barat Tahun …