Begini Tanggapan Kadisdukcasip Kota Bekasi Soal Penyandang Disabilitas Belum Miliki E-KTP

E-KTP

E-KTP

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcasip) Kota Bekasi, Erwin Effendi, mengaku sudah menerapkan sistem jemput bola kepada para penyandang disabilitas di Kota Bekasi.

Jemput bola dimaksudkan, kepada para penyandang disabilitas yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP, untuk melakukan perekaman.

Program jemput bola, kata Erwin, sudah berjalan sejak satu tahun silam. Hanya saja, memang jumlah disabilitas di Kota Bekasi cukup banyak.

Hal itu, tentunya membuat perekaman tidak effesien. Ditambahlagi, banyak masyarakat lain yang belum melakukan perekaman E-KTP. Terutama, anak-anak yang sudah wajib E-KTP.

“Syarat rekam E-KTP, baik jemput bola maupun bukan, hanya fotokopi KK (kartu keluarga). Yang penting NIK-nya sudah tercantum di KK,” kata Erwin, Rabu (7/6/2017) mengingatkan.

Baca Juga: Ratusan Penyandang Disabilitas di Kota Bekasi Belum Miliki E-KTP

Namun, jika warga yang bersangkutan belum memiliki NIK. Disdukcasip, tentunya akan membantu mereka untuk memperoleh dokumen identitas.

Ia mengaku kalau saat ini pihaknya, siap mencetak sebanyak 50 ribu lebih E-KTP milik warga Kota Bekasi, dan siap didistribusikan kepada warga tersebut.

“Sekitar 50 ribu lebih E-KTP yang sudah siap dicetak,” ungakap Erwin.

Ia mengatakan, proses pencetakannya sendiri berdasarkan kepada proses perekaman KTP-el yang sudah dilakukan oleh warga jauh-jauh hari.

Selain itu pula, proses pencetakannya juga didasarkan kepada verifikasi yang dilakukan oleh Kemendagri dan warga tersebut dinyatakan lolos proses tersebut.

“Mereka dinyatakan lolos proses verifikasinya oleh Kemendagri dan dinyatakan siap dicetak KTP,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Truk sampah milik DKI Jakarta yang rusak dilempar batu. (Foto: Ist)

Lagi, Truk Sampah DKI Dihujani Batu

UNTUK kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah …