Uang Baru untuk Lebaran, Bank Indonesia Siapkan Rp6 Triliun

Urang rupiah baru (Cecep Mulyana/Batam Pos/JawaPos.com)

Urang rupiah baru (Cecep Mulyana/Batam Pos/JawaPos.com)

TRADISI salam tempel atau memberi kepada saudara atau anak-anak saat hari raya Idul Fitri membuat permintaan penukaran uang baru sangat tinggi.

Menghadapi Idul Fitri tahun ini, Bank Indonesia (BI) menyiapkan Rp 6 triliun uang baru untuk ditukarkan. Jumlah itu hanya disebarkan untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Kami sudah sediakan, dan itu cukup untuk masyarakat Kepri,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Cabang Kepri, Gusti Raizal, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Selasa (6/6).

Uang rupiah

Uang rupiah (dok.JawaPos.com)

Dia mengatakan, uang-uang baru ini tak hanya tersedia di Bank Indonesia saja. Tapi masyarakat bisa menukarkan di Bank-Bank Konvensional maupun Syariah yang ada di Kepri. “Nanti di depan Bank tersebut ada spanduk ditulis melakukan layanan penukaran uang kecil atau lusuh,” ujarnya.

Penukaran uang lusuh ke uang baru ini, kata Gusti tidak dipungut biaya satu rupiah pun. “Gratis, masyarakat harus ingat ini,” ungkapnya.

BI memang selalu menyiapkan uang baru setiap menjelang momen Lebaran. Karena pada momen-momen ini, peningkatan kegiatan penukaran uang selalu tinggi. Apalagi adanya tradisi masyarakat memberi uang baru kepada sesama atau anak-anak di saat lebaran.

Tak hanya peningkatan penukaran uang saja. Selama Ramadan ini, kata Gusti perputaran uang juga cukup tinggi. “Karena dibarengi dengan peningkatan kebutuhan,” tuturnya.

Dia menjelaskan perputaran yang di Kepri selama Ramadan lebih besar 20 sampai 30 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. “Itu mulai terlihat dari Mei lalu,” ujarnya. (ska/iil/JPG)



loading...

Feeds