Dana Kunker Dirampok, 14 Anggota DPRD Kota Bekasi Terlantar di Palembang

DANA anggaran perjalanan Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Kota Bekasi yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, dikabarkan dirampok, pada Senin (5/6/2017) kemarin di Bekasi Utara.

Akibatnya, 14 Anggota DPRD Kota Bekasi yang tergabung dalam Badan pembentukan peraturan Daerah (Baperda) terlantar di Palembang, Sumatra Selatan.

Mereka terlantar saat melakukan Kunker dalam pembahasan Peraturan Daerah (Perda), pengelolaan sampah di Kota Bekasi.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bekasi, Junaedi membenarkan kabar itu. Ia menjelaskan, uang yang akan digunakan untuk perjalanan dinas anggota DPRD ke Palembang hilang.

“Staff Sekwan bernama Madun yang membawa uang itu, dana sekitar Rp 200 juta lebih. katanya si dirampok di Bekasi Utara, tapi sedang diurus pihak kepolisian akan kebenarannya,” kata dia, Selasa (6/6/2017).

Mengenai kabar terlantarnya sejumlah Anggota DPRD di Palembang, Junaedi membantahnya. Ia menyatakan, sebelum keberangkatan para wakil rakyat sudah melakukan pemanggilan satu perwakilan.

“Saat itu ada Pak Irman, Bu Sarni dan Pak Tumpak. Saya jelaskan jika ada musibah, jadi saya sarankan agar perjalanan Kunker ditunda dulu,” tuturnya.

Namun demikian, para koboi kalimalang sebutan akrab DPRD Kota Bekasi tetap bersikeras untuk melakukan pemberangkatan, dan meminta solusi agar disiapkan tiket dan penginapan di Palembang.

“Melalui pertimbangan, akhirnya, kami siapkan untuk tiket dan penginapan. Hanya untuk uang harian disana, kita tidak bisa persiapkan, karena sudah tidak ada anggaran, disebabkan musibah hilangnya uang itu,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Irman irmansyah membenarkan hal tersebut. Ia mengaku prihatin atas peristiwa perampokan yang menimpa anak buahnya. Namun, Irman tidak mau karena itu Sekawan tidak mau bertanggungjawab.

Baca Juga: Ngabuburit, Rumah Pelangi Bekasi Gelar Perpustakaan Keliling

“Sekwan harus bertanggung jawab, karena tidak ada keterkaitan secara administrasi terkait surat tugas kami kunker ke Palembang, apalagi Perda ini sangat di tunggu masyarakat Bekasi” ujar dia.

Irman menuturkan dirinya bersama rekannya di DPRD tetap akan menyelesaikan tugasnya di Palembang hingga, Rabu (7/6/2017) besok.

“Kami berangkat tepat waktu, meski ada musibah itu, dan akan pulang sesuai jadwal yang sudah ditentukan selama tiga hari, jadi pulang besok,” tuturnya, seraya mengatakan Saat ini para Anggota Dewan menginap di Hotel NOV Palembang.

Sementara, anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring Kecewa dengan kondisi tersebut. Ditambahlagi, tempat ia menginap sampai saat ini belum terbayarkan.

“Tiket masih di hutang, SPJ tidak diberikan, padahal SP2D terkait anggaran ini sudah di cairkan, ini pelanggaran penggelapan uang ini,” celetuk arwis.

“Kami disini tidak diurus, padahal kami sudah melaksanakan tugas sesuai dengan surat yang dikeluarkan pimpinan dewan, kami ini legal, ada surat tugas, ko macam ini setwan memperlakukan anggota dewan” sambung Tumpak Sidabutar dari Fraksi PDIP.

ketua Badan Legislasi DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafidz, mengaku sudah koordinasi dengan Wali Kota dan Sekretaris daerah.

“Akan tetapi setwan, Junaedi. Tetap tidak mau bertanggung jawab atas kunjungan ini, dan terkesan membantah,” ungkap Muin.

Hingga berita ini diturunkan, 14 anggota DPRD itu, dikabarkan masih bermasalah dengan hotel dimana mereka menginap, karena belum diselesaikannya pembayaran hotel.

Sebagai informasi, dari 14 orang anggota DPRD itu adalah Wakil Ketua III DPRD, Irman Firmansyah, Wakil Ketua DPRD I, Edi, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring, Aryanto Hendrata, Sarni Ruminta Sihombing, Anggota Komisi III DPRD, Lilis, Lili Anggraeni, Herman Asgar, Komisi II DPRD Kota Bekasi, Tumpak dan lainnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNJ bertemu dengan Menkopolhukam Wiranto, Rabu (16/8/2017). (Foto: Ist)

IKA UNJ Audiensi dengan Menkopolhukam

IKATAN Keluarga Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bertemu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto yang dipimpin Juli Ardiantoro, …