Nasib Teco di Ujung Tanduk, Persija Wajib Menang Kontra Arema

(Ilustrasi) Konferensi pers usai laga Persija vs Timnas U-22, Stadion Patriot, Bekasi Selatan, Rabu (5/4/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

(Ilustrasi) Konferensi pers usai laga Persija vs Timnas U-22, Stadion Patriot, Bekasi Selatan, Rabu (5/4/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

POSISI Persija di klasemen sementara Liga 1 hingga pekan kedelapan ini terbilang sangat kritis.

Berada di posisi 15, tentunya bukan hal membanggakan bagi skuat Macan Kemayoran -julukan Persija.

Terpaut 1 poin dari Perseru Serui yang menghuni posisi degradasi di atas Persegres Gresik United dan Persiba Balikpapan.

Lima pertandingan terakhir juga tanpa kemenangan. Yang paling baru, mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Bali United di kandang, Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada 21 Mei lalu.

Tak pelak, teriakan untuk segera mengganti Stefano Cugurra Teco dari suporternya, The Jak Mania, begitu kencang usai laga tersebut.

Situasi pun diprediksi kian runyam jika melihat tamu yang bakal dihadapi Persija di lanjutan Liga 1 malam nanti.

Tamu yang datang adalah Arema FC. Klub bertabur bintang yang saat ini menghuni papan atas klasemen sementara. Karena itu, Persija butuh lebih dari sekedar menang malam nanti.

Sebab, selain bisa mengangkat posisi di klasemen sementara, kemenangan juga dibutuhkan untuk menyelamatkan nasih sang pelatih Teco yang berada di ujung tanduk.

Maklum, manajemen terutama Direktur Utama Persija Gede Widiade sudah ancang-ancang melakukan pemecatan jika kondisi Persija tetap buruk.

Ultimatum juga sempat keluar tatkala klub dengan kostum kebanggaan orange itu wajib menang lawan Perseru Serui 28 Mei kemarin.

Teco memang beruntung lolos dari ultimatum itu karena laga melawan Perseru ditunda. Tapi keberuntungan itu bisa berbalik sangat buruk.

Sebab, laga melawan Arema malam nanti bisa dijadikan patokan untuk mengakhiri masa kerjanya di Persija oleh manajemen.

Di samping itu, kemenangan juga dibutuhkan untuk mengangkat mental Bambang Pamungkas dkk. Bahwa mereka masih layak bersaing di papan atas Liga 1 musim ini.

Tiga angka juga jadi modal untuk kembali mengambil kepercayaan suporter yang sudah cenderung hilang karena penampilan buruk Persija beberapa pertandingan terakhir.

”Anak-anak sudah berlatih bagus. Saya yakin lawan Arema besok (hari ini, RED) kami akan bermain maksimal,” ujarnya dalam konferensi pers kemarin (1/6).

Teco menjelaskan imbang lawan Bali United 21 Mei lalu sudah dijadikan patokan untuk tidak mengulangi kesalahan. Yakni, banyak membuang peluang.

Karena itu, beberapa hari terakhir jelang lawan Arema, anak asuhnya diminta mengasah ketajaman lini depan. Kombinasi trough pass dan direct pass juga dilakukan. Dia berharap, peluang sekecil apapun bisa dimanfaatkan menjadi gol.

”Kita juga sudah adaptasi latihan malam. Fisik pemain bagus, baik musim atau non musim. Jadi kami akan berikan yang terbaik untuk tim,” terangnya.

Persija diprediksi bakal sulit menembus lini pertahanan Arema sore nanti. Sebab, striker andalannya, Luiz Junior terpaksa absen karena akumulasi kartu.

Otomatis, Persija hanya mengandalkan Rudi Widodo atau Bambang Pamungkas untuk mencetak gol malam nanti.

”Tanpa dia, kita masih punya 28 pemain lainnya. Jadi tidak ada masalah, kita masih punya Bambang dan Rudi di depan,” jelasnya.

Sementara itu, tim tamu Arema lebih percaya diri jelang hadapi Persija. Mereka baru saja menang 2-0 saat menjamu Mitra Kukar pada 28 Mei lalu. Karena itu, pertandingan malam nanti bakal dijadikan batu lonjatan untuk terus mengejar posisi satu di klasemen sementara oleh Christian Gonzales dkk.

Pelatih Arema Aji Santoso tetap mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak bermain seenaknya sendiri lawan Persija malam nanti. Dia sudah mengingatkan bahwa Persija punya materi pemain yang harusnya di papan atas.

”Mereka memang buruk di beberapa pertandingan terakhir, tapi pemain mereka bagus. Jujur, bisa curi poin di kandang Persija sangat sulit,” ungkapnya. (rid/jpnn/gob)

 



loading...

Feeds