Mudik Gratis dari Kota Bekasi Dibagi 3 Kloter

(Ilustrasi) Pemudik yang menggunakan transportasi bus membawa barang bawaanya setibanya di Terminal Induk Bekasi, Selasa (21/7). Pada H+4 lebaran pemudik dari berbagai daerah yang menggunakan bus sudah terlihat dan diperkirakan terus meningkat pada Selasa (21/7) malam atau Rabu (22/7) H+5 lebaran. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

(Ilustrasi) Pemudik yang menggunakan transportasi bus membawa barang bawaanya setibanya di Terminal Induk Bekasi, Selasa (21/7). Pada H+4 lebaran pemudik dari berbagai daerah yang menggunakan bus sudah terlihat dan diperkirakan terus meningkat pada Selasa (21/7) malam atau Rabu (22/7) H+5 lebaran. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

PROGRAM mudik gratis yang dicanangkan Dishub Kota Bekasi menyediakan total 54 unit armada bus. Jumlah tersebut bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 12 unit, Dishub Jawa Barat (Jabar) 30 unit, dan Dishub Kota Bekasi 12 unit.

Terdapat 2 kota yang menjadi tujuan utama, yakni Solo dan Yogyakarta. Dua kota untuk tujuan akhir tersebut akan melalui dua rute, jalur utara dan jalur selatan. Dishub Kota Bekasi juga sudah memetakan jadwal pemberangkatan yang terbagi menjadi tiga kloter. Pemberangkatan pertama pada 17 Juni, kloter kedua 19 Juni, dan kloter ketiga 22 Juni.

Calon penumpang mudik gratis ini hanya bisa diikuti bagi mereka yang berasal dari daerah yang melintasi rute perjalanan.

“Di luar itu tidak bisa, ini khusus rute yang bertujuan ke Solo dan Yogyakarta,” katanya.

Fatikhun menambahkan, program mudik gratis ini juga disediakan bagi calon penumpang yang membawa kendaraan roda dua. Nantinya pemilik roda dua harus satu bus bersama kendaraan yang masuk dalam registrasi.

“Tapi pengambilan motornya itu ditujuan akhir (Solo dan Yogyakarta), tidak bisa diturunkan di daerah selain itu,” katanya.

Dia menambahkan, Kemenhub telah melakukan tender unit untuk membawa calon penumpang mudik gratis. Tender tersebut berjalan secara ketat untuk mendapatkan unit yang tidak cacat hukum. “Proses tendernya lama,” terangnya.

Salah seorang calon penumpang, Dedi Wahyudi mengatakan, kehadiran program mudik gratis sangat membantu bagi perantau yang bekerja sebagai karyawan di perusahaan swasta. Ia bersama istri dan anaknya akan melakukan perjalanan melalui kloter yang disediakan Kemenhub.

“Alhamdulillah tahun ini dapat, semoga busnya juga aman terkendali,” terang warga Kampung Malaka, Cilincing, Jakarta Utara tersebut.

Pantauan Radar Bekasi (Grup gobekasi.co.id), Kamis (1/6/2017) kemarin, beberapa warga mendatangi loket pendaftaran mudik gratis. Terdapat dua stand yang disediakan, yakni stand calon penumpang dan stand kendaraan mudik gratis.

(yay/pj/gob)



loading...

Feeds