Satgas Pangan Kabupaten Bekasi Belum Telusuri Dugaan Penimbunan Barang

(Ilustrasi) Pedagang di Pasar Baru terpaksa menjual dengan harga yang tinggi, Senin (09/01/2017). FOTO: Dok/GoBekasi

(Ilustrasi) Pedagang di Pasar Baru terpaksa menjual dengan harga yang tinggi, Senin (09/01/2017). FOTO: Dok/GoBekasi

SATGAS Pangan yang terdapat di Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi belum melakukan pengawasan kelangkaan dan dugaan penimbunan barang. Yang sudah dilakukan sementara ini hanya mengecek harga kebutuhan pokok, itupun melalui kepala pasar.

”Kalau cek harga sudah menjadi tugas kami untuk mengetahui serta pengendalian harga,”ujarnya Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Doni Sirait.

Kata Doni, pihaknya tidak bisa mengintervensi harga barang dan menelusuri dugaan penimbunan barang. Namun dari pusat sudah mengeluarkan harga ecerean tertinggi untuk empat jenis kebutuhan pokok, seperti daging beku Rp80 ribu perkilogram, gula pasir Rp12.500 perkilogram, minyak curah Rp10.500 perkilogram dan minyak kemasan sederhana Rp11 ribu perkilogram.

 

Baca juga:

8 Remaja Bawa Senjata Malam-malam, Polsek Bekasi Selatan Gerak Cepat, Nih Bocahnya…

Hasil Razia Miras di Warung, Disperindag Bekasi Amankan 245 Botol Miras

Stok Obat RSUD Bekasi Minim, Pasien Kesulitan

”Tapi harga itu merupakan barang importir yang bertujuan untuk mengatasi kekurangan pasokan kebutuhan,” katanya.

”Kalau masalah kenaikan harga kami hanya bisa mengimbau, namun untuk penimbunan barang pastinya para pedagang itu selalu menyiapkan stok yang banyak. Jadi untuk mengetahui ada oknum yang menimbun barang, kita lihat dulu kondisi barang di pasaran langka atau tidak. Kalau langka, tapi ada banyak barang yang disimpan itu baru adanya penimbunan,” sambungnya.

Meski belum memantau langsung ke lapangan, namun Doni yakin stok kebutuhan pokok masih aman dan terkendali, seperti hasil rapat dengan pihak kepolisian dan Dinas Perdagangan Porvinsi Jawa Barat.

”Kalau kita hanya melakukan kroscek harga, tapi untuk memantau ke lapangan dan gudang kita tunggu informasi dari kepolisian, karena kalau tinjau lapangan itu sifatnya rahasia, supaya ketika ada temuan tidak ketahuan si oknum pengusaha yang berbuat curang,” ungkapnya.

(and/pj/gob)



loading...

Feeds

Deddy-Mizwar-ke-PDIP

Deddy Mizwar Merapat ke PDIP?

KETUA DPW PKS Jabar sekaligus Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu menanggapi enteng kehadiran Bakal Calon Gubernur Jabar, Deddy …
Petani Desa Sukakarya. (Foto: Ist)

Malangnya Petani di Sukakarya

SEJUMLAH lahan pertanian di desa Sukalaksana kecamatan Sukakarya, saat ini sudah memasuki musim panen padi. Sebagian warga pun disibukan dengan …