Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat era Aang Kunaefi itu berpulang sekitar pukul 22.30.

Jawa Barat berduka setelah kehilangan Inohong atau sesepuh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja. Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat pada era Gubernur Aang Kunaefi itu meninggal dunia pada Sabtu (27/5) pukul 22.30.

Aboeng Koesman Somawidjaja yang juga mantan wali kota Cirebon itu wafat pada usianya yang ke-92 tahun. Aboeng Soemawijaja meninggalkan istri Siti Hadijah, 89, dan tujuh orang anak.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan ucapan belasungkawa ke rumah duka, Jalan Kalimantan nomor 10, Bandung, pada Minggu (28/5) pukul 06.00. Pria yang akrab disapa Aher tersebut hadir didampingi sang istri Netty Prasetyani Heryawan ke rumah duka.

”Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Selamat jalan Bapak Aboeng Koesman Somawid­jaja. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami kehilangan satu sosok sesepuh Jawa Barat, Inohong Sunda yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat periode 1981-1987,” papar Aher, kemarin.

Untuk diketahui, Aboeng Koesman dilahirkan di Garut pada 24 April 1925. Sebelum menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat, H Aboeng Koesman tercatat menduduki kursi Wali Kota Cirebon pada tahun 1972-1982.

Almarhum juga pernah men­jabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Pasundan sampai dengan tahun 2000 dan Ketua Yayasan Pasundan selama 2 (dua) periode.

Di samping itu, karir militer almarhum Aboeng dimulainya pada Badan Keamanan Ra­kyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) di masa perjuangan dulu.

Karir militer lainnya, Pa/Dan POMDAN II/Bukit Barisan Medan serta Pa/Dan POM­KOADAIT di Makasar. Suami dari ibu Hj. Siti Hafijah dan Bapak dari 4 putera dan 3 puteri ini juga pernah men­jabat sebagai Pa/Dan POM­DAN III/Siliwangi di Bandung dan Pa/Dan DAN PUSDIKPOM di Cimahi.

Sementara itu, di rumah duka, pelayat masih ramai berdatangan. Di antaranya Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Jawa Barat Dadang Masoem, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa dan sejumlah pejabat lainnya. Kemudian, terlihat juga Ang­gota DPR RI Popong Otje Djundjunan juga datang un­tuk melayat.

”Saya atas nama pribadi dan sebagai Sekreta­ris Daerah Jabar turut bela sungkawa,” kata Iwa.

Di mata Iwa, sosok almarhum adalah panutan bagi semua PNS di Jabar karena memi­liki integritas tinggi. Bekerja secara lurus sehingga jadi panutan. ”Berkat contoh te­ladan beliau, sekarang Jabar jadi provinsi terbaik. Dan seiring doa, semoga almarum khusnul khotimah,” ujarnya.

Sejumlah karangan bunga juga terihat di kediaman Aboeng. Terlihat karangan bunga dari Danpom TNI, Danpomdam TNI III Siliwangi, hingga karangan bunga dari Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Putra ke empat almarhum, Rudi Priyadi menyatakan, almarhum memang sudah menurun kesehatannya dan sudah beberapa kali keluar masuk rumah sakit. Namun Jumat (26/5) kondisinya se­makin melemah. ”Bapak su­dah bolak-balik rumah sakit. Jumat kemarin cukup parah,” katanya.

Rudi mengatakan, almar­hum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung dengan menggunakan upacara militer.(pan/yan/rie/mam/JPG)



loading...

Feeds

Deddy-Mizwar-ke-PDIP

Deddy Mizwar Merapat ke PDIP?

KETUA DPW PKS Jabar sekaligus Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu menanggapi enteng kehadiran Bakal Calon Gubernur Jabar, Deddy …
Petani Desa Sukakarya. (Foto: Ist)

Malangnya Petani di Sukakarya

SEJUMLAH lahan pertanian di desa Sukalaksana kecamatan Sukakarya, saat ini sudah memasuki musim panen padi. Sebagian warga pun disibukan dengan …