Huh… Warga Kesal, Angkot Ramai Ngetem di Underpass Tambun

Angkot yang ngetem di wilayah Underpass Tambun. (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Angkot yang ngetem di wilayah Underpass Tambun. (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

SETELAH dioperasikannya underpass Tambun Selatan di Desa Tambun, memunculkan masalah baru. Pasalnya, di lokasi itu kini dipenuhi angkutan perkotaan (angkot) yang ngetem menunggu penumpang.

Anehnya lagi, tidak ada pengawasan khusus dari instansi yang berwenang. Alhasil, angkot yang ngetem sembarangan itu merusak pemandangan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Pembangunan underpass Tambun Selatan untuk mengurai kemacetan di lokasi tersebut. Karena sebelumnya, pengguna jalan harus mengatre jika ingin melintasi rel kereta api di Tambun Selatan.

Namun setelah dibangun underpass, ternyata bukan berarti kemacetan seluruhnya hilang. Sebaliknya, keberadaan angkot yang ngetem sembarangan membuat kendaraan tersendat.

“Memang sebelum adanya underpass kita sudah ngetem di sini, terus adanya pembangunan kita memang sempat tidak ada tempat ngetem sekarang pembangunan selesai kita ngetem lagi,” ujar Rozak (45), sopir angkot K16A.

Sopir angkot ngetem di underpass Tambun Selatan untuk menunggu penumpang yang turun dari angkutan umum lainnya dan penumpang dari Pasar Tambun. Menurutnya, angkot ngetem di sembarang tempat sudah menjadi hal yang biasa.

Baca juga: Nah Lho… Dirjen Kritisi Pelayanan Disdukcasip Kabupaten Bekasi

“Jadi ngetem-ngetem kayak gini udah biasa, kalau mau kita dikasih tempat khusus kalau dianggap mengganggu,” katanya.

Sementara itu, Afrizal (37), warga setempat mengatakan keberadaan angkot yang ngetem merusak pemandangan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

“Angkot yang ngetem harus segera ditindak sebelum terlanjur menjadi kebiasaan,” katanya.

“Kan di situ ramai, dekat dengan jalan raya dan pasar, jadi menurut saya mungkin mereka melihat situasi itu untuk mencari penumpang,” ucapnya.

Adhar (29), warga lainnya meminta agar instansi berwenang segera menindak angkot yang ngetem di underpass Tambun Selatan. Karena keberadaan angkot tersebut mengganggu arus lalu lintas.

“Jangan diusir atau diberi peringatan, langsung tilang saja agar ada efek jeranya,” ucapnya.

(dho/pj/gob)



loading...

Feeds