Segera Daftar Kartu Indonesia Pintar, Begini Caranya…

Kegiatan belajar mengajar di SDN Sindangmulya 02, Selasa (31/1/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Kegiatan belajar mengajar di SDN Sindangmulya 02, Selasa (31/1/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

kan
Nasional
Daerah
Politik
Ekonomi
Olahraga
Entertainment
Internasional
Lifestyle
Kriminal
Teknologi
Features
Jabodetabek
Pendidikan
Historiana
Donwori
Video
Foto
Android iOS
Copyrights © 2017. All rights reserved.
menu
Home Pendidikan Anak Miskin Belum Dapat KIP, Silakan Daftar Sekarang!
Anak Miskin Belum Dapat KIP, Silakan Daftar Sekarang!
26 Mei 2017 09:20 WIB

Presiden Bagikan KIP, KIS dan PKH Bagi Warga Bandung Ilustrasi by: Fajri Achmad/Jabar Ekspres
jpnn.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengajak masyarakat miskin yang anak-anaknya belum memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk mendaftarkan diri. Sebab, pendaftaran akan segera ditutup.

“Peserta didik yang tidak memiliki KIP segera mendaftar untuk meraskan manfaatnya,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad, Jumat (26/5).

Hamid mengatakan, pengusulan mendapatkan dana/manfaat PIP (Program Indonesia Pintar) oleh sekolah/Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)/PKBM/Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) atau lembaga pendidikan nonformal lainnya di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, selambat-lambatnya akhir September tahun 2017.

Adapun mekanisme pendaftarannya sebagai berikut:‎‎

(A) Sekolah SKB/PKBM/LKP atau satuan pendidikan nonformal lainnya menyeleksi dan menyusun daftar peserta didik yang masih aktif dan tidak memiliki KIP sebagai calon penerima dana/manfaat PIP dengan prioritas yakni:

Peserta didik dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
Peserta didik dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti:
Peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan;
Peserta didik yang terkena dampak bencana alam;
Kelainan fisik (Peserta didik Inklusi), korban musibah, dari orang tua PHK, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada di LAPAS, memiliki lebih dari 3 saudara yang tinggal serumah;
Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya;
Peserta didik kelas 6, kelas 9, kelas 12, dan kelas 13;
Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan dan Pelayaran/Kemaritiman.
(B). Sekolah menandai status kelayakan Peserta Didik sebagai calon penerima dana/manfaat PIP di aplikasi Dapodik mengacu pada hasil seleksi/verifikasi sekolah.

(C). Untuk jenjang SD dan SMP, dinas kabupaten/kota mengusulkan melalui aplikasi pengusulan PIP berdasarkan status kelayakan Peserta Didik yang tercatat di Dapodik. Aplikasi pengusulan PIP yang dapat di akses di lamandata.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pipdikdasmen.

(D). Untuk jenjang SMA dan SMK, sekolah berkewajiban melaporkan data penerima PIP yang diusulkan mendapatkan dana.manfaat PIP ke dinas pendidikan provinsi setempat. (esy/jpnn)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Truk sampah milik DKI Jakarta yang rusak dilempar batu. (Foto: Ist)

Lagi, Truk Sampah DKI Dihujani Batu

UNTUK kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah …