Memasuki Bulan Ramadan, Masih Ada Penjual Miras, Nih Hasilnya

(Ilustrasi) Aparat gabungan saat merazia sebuah tempat hiburan malam di Kota Bekasi dan menyita ratusan miras. ARIESANT/RADAR BEKASI

(Ilustrasi) Aparat gabungan saat merazia sebuah tempat hiburan malam di Kota Bekasi dan menyita ratusan miras. ARIESANT/RADAR BEKASI

MEMASUKI bulan Ramadan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, melakukan razia miras di sejumlah pedagang klontong dan warung jamu di Kota Bekasi.

Pada razia yang dilakukan Kamis malam (25/5/2017) hingga Jumat (26/5/2017) dini hari. menyita sebanyak 245 botol dan kaleng minuman keras, yang dijual tanpa izin oleh sejumlah pedagang yang ada di Kota Bekasi.

Baca Juga: Hari Terakhir Ziarah, Begini Kondisi TPU di Bekasi Selatan

“Alhamdulliah, kegiatan semalam berjalan dengan lancar dan hasilnya sejumlah minuman keras yang dijual tanpa izin berhasil kami sita dari sejumlah pedagang klontong dan tukang jamu,” Kata Kepala Dinas Disperindag Kota Bekasi, Makbullah, Jumat (26/5/2017).

Pada kegiatan itu, Disperindag menerjunkan dua tim, dimana tim pertama bertugas menyisir wilayah Bekasi Timur, Bekasi Barat, Bekasi Utara dan Bekasi Selatan. Sementara, tim kedua menyisir wilayah Jatiasih, Rawalumbu dan Mustikajaya, berhasil menjaring 221 botol minuman dan 24 kaleng minuman keras.

Selain itu, pihaknya dalam melakukan aksi razia miras tersebut melibatkan Satpol PP Kota Bekasi, Kepolisian, intel Kodim, POM Kota Bekasi dan jajaran Disperindag Kota Bekasi.

Baca Juga: Saur On The Road Diperbolehkan di Kota Bekasi?

“Dalam razia ini kami menerjunkan dua tim dan dibantu aparat Kepolisian, Satpol PP, Intel Kodim, POM dan jajaran Disperindag Kota Bekasi dan berhasil mengamankan sebanyak 245 minuman keras,” ungkap dia.

Makbullah menjelaskan, bahwa razia yang dilakukan tersebut menyasar para pedagang yang tidak memiliki izin menjual minuman keras di Kota Bekasi.

“Target razia kami adalah para pedagang yang tidak memilikin izin menjual ninuman keras dan barang yang kami sita saat ini kami simpan di gudang untuk menunggu proses pemusnahannya,” tutur dia.

Ketika melakukan razia dan penyitaan minuman keras milik pedagang tersebut, pihaknya membacakan surat pernyataan mengenai larangan berjualan minuman keras yang tidak berizin.

Baca Juga: http://Pesan Kapolres untuk Penggiat Sahur On The Road

“Kami bacakan surat keputusan larangan berjualan minuman keras tanpa izin dan mereka pun diminta untuk mengurus izin ke dinas terkait jika ingin berjualan secara resmi bukan sembunyi-sembunyi,” kata dia.

Sementara, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Cardiman, mengatakan, sejumlah barang yang terkena razia adalah minuman yang memiliki alkohol di atas 20 persen.

“Pertama (razia ini) dasar pelaksanaannya Perda 17 tahun 2009 sama kebetulan ada maklumat kemarin. Jadi memang kalau tempat hiburan malam rata-rata sudah patuh dengan maklumat,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds