Aturan Baru Kemendikbud Perlu Dukungan Infrastruktur

Guru PAUD. Foto Ilustrasi/jpnn

Guru PAUD. Foto Ilustrasi/jpnn

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menggodok aturan baru perihal kewajiban guru di sekolah. Para pendidik ini nantinya diwajibkan berada di sekolah minimal delapan jam dalam sehari.

Terkait hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bekasi menilai aturan tersebut harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

Kepala Disdik Kota Bekasi, Cucu Syamsudin menjelaskan dukungan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor dari efektifnya rencana penerapan aturan baru tersebut.

Menurutnya, akan krusial jika infrastruktur lembaga pendidikan berbanding terbalik dengan kewajiban guru melaksanakan ajaran selama delapan jam.

“Sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan, juga harus didukung dengan tema dan perencanaan yang baik, nah itu yang harus dipersiapkan,” ujar Cucu, Jumat (26/5/2017) kepada GoBekasi.co.id

Dia menyatakan jumlah waktu guru di sekolah mempengaruhi produk dari pengajaran yang diterapkan pada setiap individu.

“Jumlah waktu itu sangat berpengaruh, yang jadi masalah di Kota Bekasi itu kekurangan ruangan untuk tingkat SMP, kalau SD dan SMA tidak ada masalah,” kata Cucu.

Mantan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan ini menambahkan, pihaknya akan mencoba beradaptasi jika aturan tersebut sudah final.

“Kalau adaptasi juga memerlukan biaya, kan guru bukan penyedia kelas, yang menyediakan kan pemerintah,” jelas dia.

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu justru optimistis dengan langkah Kemendikbub yang tengah mengupayakan untuk menghasilkan aturan baru.

Menurutnya, aturan baru tersebut merupakan terobosan untuk mendapatkan produk yang berkualitas dari proses pendidikan.

Baca Juga: PKS dan Gerindra Kota Bekasi Resmi Berkoalisi

“Justru seharusnya kita mengupayakan guru ini harus bisa mengajar secara optimal selama 24 jam, sehingga  secara penghasilan dan kebutuhan untuk menunjang pelajar memadai,” tutur dia.

Dia berharap rencana aturan baru tersebut dapat diterapkan dalam sistem pendidikan di seluruh daerah. Sehingga, kualitas dari produk aturan tersebut dapat membuahkan hasil yang diinginkan dengan terbentuknya aturan baru itu.

Aturan tersebut menyasar bagi seluruh guru, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun swasta atau yayasan.

Adapun target dari dari perencanaan aturan ini berlaku bagi guru tingkat SD, SMP, hingga SMA. Selama ini, waktu guru di seolah memang tidak semua menyentuh angka delapan jam. Lama sekolah siswa untuk tingkat SD, SMP, dan SMA bervariasi. (kub/gob)



loading...

Feeds