Lewat Gebyar Prolanis, BPJS Kesehatan Bekasi Ajak Peserta Terapkan Pola Hidup Sehat

BPJS Kesehatan gelar Gebyar Pronalis, Minggu (21/5/2017). (Foto: Ist)

BPJS Kesehatan gelar Gebyar Pronalis, Minggu (21/5/2017). (Foto: Ist)

DALAM rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan mengajak peserta JKN-KIS se-Indonesia yang tergabung dalam Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) untuk membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik dalam acara Gebyar Prolanis.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Bekasi Siti Farida Hanoum mengatakan, melalui kegiatan Gebyar Prilanis, pihaknya ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan melakukan senam setiap pagi.

“Kita sudah meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat,” paparnya Sabtu di Hutan Kota Bekasi Minggu (21/5/2017).

Prolanis merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif terhadap peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus dan Hipertensi, untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Acara Gebyar Prolanis ini dimeriahkan oleh sejumlah rangkaian kegiatan seperti senam, edukasi kesehatan kepada masyarakat, pemeriksaan penunjang gratis,lomba cerdas cermat antar Klub prolanis,Best Practice Sharing, serta beragam kegiatan menarik lainnya.

“Adapun sasaran kegiatan tersebut meliputi 5.342 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 6.468 Klub PROLANIS, dan 101.486 peserta PROLANIS yang tersebar di 288 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Sementara itu, hingga April 2017, tercatat ada 302.325 peserta Prolanis Diabetes Mellitus dan 334.979 peserta Ptolanis Hipertensi,” terangnya.

Selain itu dirinya juga kembali mempromosikan Mobile Screening sebagai salah satu fitur dalam aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang sangat berguna untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini.

“Melalui aplikasi tersebut, kami berharap peserta JKN-KIS dapat lebih aware untuk melakukan pemeriksaan riwayat kesehatannya. Semakin dini peserta mengetahui risiko kesehatannya, semakin cepat upaya pengelolaan risiko itu dilakukan, sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun,” tutupnya (Cr28/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …