Banyak Ikan Mati, Kali CBL Tercemar Limbah?

Limbah berbusa mencemari aliran kali CBL di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin (24/8). Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

Limbah berbusa mencemari aliran kali CBL di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin (24/8). Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

BANYAK Ikan mati di Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Warga menduga ikan-ikan tersebut keracunan limbah industri. Sebab, bukan rahasia lagi kalau Kali CBL seringkali dimanfaatkan oleh orang tak bertanggungjawab untuk membuang limbah.

Meski demikian, banyak warga yang memanfaatkan kesempatan itu. Bukannya khawatir atau takut racun dari limbah industri, warga justru memungut ikan-ikan yang menggelepar karena diduga keracunan. Contohnya saja, pada Kamis (18/5/2017).

Banyak warga beramai-ramai mendatangi Kali CBL. Bahkan, ada warga yang membawa wadah besar dan ember. Mereka memungut ikan tersebut untuk diolah sebelum dikonsumsi.

Supangat (49), warga setempat mengatakan fenomena tersebut seringkali terjadi. Ia menduga itu disebabkan limbah industri yang mengaliri Kali CBL.

Baca Juga: 2 Menteri Bahas Batas Usia Pernikahan, Ini Hasilnya

Menurutnya, ikan-ikan kecil itu biasanya mencari aliran sungai yang belum tercemar limbah untuk habitat barunya.

“Ikan-ikan ini biasanya terjadi saat aliran sungai tercemar limbah, ikan ini mencari habitat baru dan naik ke sungai kecil,” katanya.

Tapi karena air yang mengalir saat ini sedikit, sehingga ikan banyak yang terjebak di air dangkal. Dalam waktu beberapa menit saja, banyak warga yang mendapat ikan seember.

“Kita sih tahu ikan-ikan ini tercemar limbah, makanya kalau mau dimakan ditaruh dulu di ember baru kita olahin biar limbahnya hilang,” tuturnya.

Meski warga senang karena mendapat ikan secara gratis, namun tetap saja mereka tak senang jika sungai dan kali tercemar limbah. Warga meminta agar Pemerintah Kabupaten Bekasi menelusuri persoalan ini dan mencari pelakunya.

“Ekosistem memang perlu dijaga supaya ada kehidupan di sungai dan banyak ikan lain yang juga banyak hidup di aliran sungai,” ungkapnya (dho/pj/gob)



loading...

Feeds