Pikada Jabar 2018, Syaikhu Tunggu Keputusan Pusat

Ahmad Syaikhu

Ahmad Syaikhu

NAMA Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu masih bersaing dengan istri Gubernur Jawa Barat Netty Heryawan di penjaringan PKS. Jika ia mendapat tiket maju di Pilgub Jawa Barat 2018, Syaikhu tidak ingin hanya sebatas menjadi kontestan.

“Yang kita inginkan tidak hanya sekadar mencalonkan, tapi memenangkan pemilihan 2018,” ujarnya kepada Radar Bekasi (Grup GoBekasi.co.id), Rabu (17/5/2017).

Selain di pilgub, nama Syaikhu juga sempat santer disebut-sebut bakal maju di Pilkada Kota Bekasi 2018. Oleh karena itu, keputusan DPP menjadi penentu apakah ia bakal maju di pilgub atau di Pilkada Kota Bekasi.

“Saya menunggu saja dari DPP PKS, karena yang dimasukan itu mau di Kota Bekasi atau pilgub. Keputusannya gak tahu persis, semoga saja bisa secepatnya,” harapnya.

Soal pengakuan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi yang meliriknya untuk dijadikan pasangan di Pilgub Jawa Barat, Syaikhu menyerahkan keputusan sepenuhnya ke DPP.

Baca juga: PAN Kabupaten Bekasi Dukung Dessy Ratnasari Maju di Pilgub Jabar

“Ya biarkan saja itu urusannya Pak Mulyadi. Kita ini kan ada mekanisme internal, karena di internal sendiri belum dipastikan siapa yang akan maju,” katanya.

Menurut wakil Wali Kota Bekasi ini, pernyataan Mulyadi itu bisa saja menjadi salah satu pertimbangan DPP PKS mengeluarkan rekomendasi. Namun kata dia, yang menjadi pertimbangan utama ialah sejauh mana kader diterima oleh masyarakat.

Baca juga: Perjalanan KRL dari Bekasi Sudah Normal, Ini Dugaan Penyebab Stasiun Kalender Kebakaran

“Bisa saja itu DPP akan pertimbangkan itu. Tapi yang terpenting seberapa jauh diterima oleh publik, baik dari popularitas maupun elektabilitas,” ungkapnya.

“Apapun itu hasilnya, karena di Muskorwil seluruh DPD (se-Jabar) sudah melakukan pembulatan tekad untuk mendukung siapapun yang diputuskan oleh DPP,” tambahnya.

(yay/pj/gob)



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …