Kemendikbud Butuhkan 2.500 Guru Tetap dan Honorer

Ilustrasi

Ilustrasi

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan kuota sebanyak 2.500 untuk guru tetap dan honorer agar dapat mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) dalam jabatan bersubsidi.

Pembukaan PPG dalam jabatan bersubsidi, diberikan kesempatan bagi guru yang bertugas di tingkat sekolah negeri maupun swasta dalam lingkungan Kemendikbud. Belum memiliki sertifikat pendidik, dan terdaftar pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga: Mie Jambret Galaxy, Tawarkan Sensasi Makan Bernuansa Penjara

Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Sumarna Surapranata, program tersebut merupa‎kan kolaborasi antara Kemdikbud dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Untuk program kali ini, pendidikannya hanya empat bulan.

“Ini PPG-nya lebih cepat dari waktu pendidikan normal satu tahun. Karena pemerintah membutuhkan 2.500 guru tersebut untuk kebutuhan November. Setiap peserta, kami berikan subsidi sebesar Rp 7,5 juta,” kata Pranata, sapaan akrabnya, Jumat (19/5/2017) seperti dilansir dari Jpnn.com (Induk GoBekasi).

Dia menjelaskan, sa‎saran PPG tahun ini adalah guru produktif, di SMK sebagai amanat Inpres 9/2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka, Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia.

Syaratnya, guru ini harus mengajar minimal lima tahun atau yang mengikuti program Sarjana Mengajar Kejuruan atau instruktur program keahlian ganda.

“Syarat lainnya guru harus lulusan S1/D4 dari perguruan tinggi dengan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) minimal B atau dari program studi terakreditasi minimal B dengan IPK minimal 2,75,” terangnya.

Namun, untuk umur batas maks‎imal 35 tahun per 31 Desember 2017. Di atas usia itu tidak bisa karena guru ini akan dipersiapkan untuk ASN November mendatang. (esy/jpnn/gob)



loading...

Feeds

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

DEWAN Pimpinan Pusat GAMKI Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Dickson Siringo Ringo, menegaskan jika organisasinya tidak akan mendukung salah satu partai …
Warga melewati banjir setinggi 70 sentimeter, Selasa (21/11/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Air Banjir di Ciketing Udik Menghitam

SEPEKAN sudah banjir melanda warga di pemukiman Perumahan Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Ciketingudik, Kota Bekasi. Bukannya surut. Air di komplek …