Gelar Aksi 1.000 Obor ke Kantor Walikota Bekasi, Ini Tuntutan Damin Sada Cs

(Ilustrasi) Ratusan anak- anak dan kaum Ibu sambil membawa obor melakukan konvoi saat memeriahkan Tahun Baru Islam (1 Muharram 1437 Hijriah), di Jalan Jatibening Baru, Pondokgede Bekasi, Selasa (13/10) malam.And/Radar Bekasi

(Ilustrasi) Ratusan anak- anak dan kaum Ibu sambil membawa obor melakukan konvoi saat memeriahkan Tahun Baru Islam (1 Muharram 1437 Hijriah), di Jalan Jatibening Baru, Pondokgede Bekasi, Selasa (13/10) malam.And/Radar Bekasi

KETUA Komando Amanat Gerakan Umat Muslim Indonesia (KAGUMI) Damin Sada, menjelaskan, usai deklarasi di Islamic Center siang ini, Jumat (19/5/2017) pukul 14.00 WIB. Ia akan menggelar aksi 1.000 obor.

“Kita adakan aski dengan 1.000 ke walikota. Kita pasang tengah hari bolong. Arti obor ini kita memberi penerangan kepada orang yang sudah pintar bukan lagi kepada orang yang bodoh,” jelasnya.

Menurut Damin, usai Pilkada DKI, banyak masyarakat yang menjadi bodoh dan terpecah belah.

“Hukum enggak diterima, demokrasi yang sudah ada tidak diterima. Obor ini sebagai simbol juga. Tidak ada keompok NKRI tapi adanya kelompok penista agama,” ucapnya.

Ada 2 tuntutan yang dibawa KAGUMI, yakni penegakan hukum dan keadilan tanpa pandang bulu dan melawan legalisasi ggerja yagn ada di Kota Bekasi.

(lea/gob)



loading...

Feeds

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

DEWAN Pimpinan Pusat GAMKI Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Dickson Siringo Ringo, menegaskan jika organisasinya tidak akan mendukung salah satu partai …
Warga melewati banjir setinggi 70 sentimeter, Selasa (21/11/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Air Banjir di Ciketing Udik Menghitam

SEPEKAN sudah banjir melanda warga di pemukiman Perumahan Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Ciketingudik, Kota Bekasi. Bukannya surut. Air di komplek …