Pilkada 2018, Ketua DPW Jabar Ancam Pecat Kader Pembangkang

Ahmad Syaikhu

Ahmad Syaikhu

KETUA Dewan Pimpinan Wilayah (PKS) Jawa Barat, Ahmad Syaikhu, mengecam akan memecat kader pembangkang bila tidak mengikuti ketentuan partai.

Hal ini ia utarakan, menyusul adanya perhelatan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dalam pemilihan wali kota (piwalkot) Bekasi dan pemilhan gubernur (Pilgub) Jawa Barat, yang dilaksanakan secara bersamaan.

Syaikhu menyatakan, segala keputusan partai harus dilakukan seluruh elemen internal organisasi. Kata dia, akan ada mekanisme penegak disiplin organisasi bila ada kadernya yang membangkang.

“Nanti dikaji seberapa jauh tingkat pembangkangan itu. Apakah masih bisa ditolerir atau sudah terlampau batas, kalau sudah terlampau batas, ya akan dikeluarkan dari kepartaian,” tegas dia, Kamis (18/5/2017) kepada GoBekasi.co.id

Terlepas dari itu, ia juga mengaku sudah menyiapkan Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) di internal partainya. Fungsi TPPW ini, sebagai tim pemenangan dua kandidat yang kini tengah di godok untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Baca Juga: LKPJ dan Pansus 19 Dibahas dalam Rapat Paripurna, Ini Ungkapan Walkil Wali Kota Bekasi

Disisi lain, juga berfungsi untuk Piwalkot maupun Pemilihan bupati (Pilbup) yang tersebar di Jawa Barat, dalam melaksanakan pesta demokasi 5 tahunan ini.

Kabar teranyar, DPP PKS sudah mengantongi dua kandidat calon yang akan diusung, yakni Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu dan istri Gubernur Jabar, Netty Heryawan.

Kedua kader terbaik PKS ini bersaing untuk mendapatkan karpet merah dari DPP PKS untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018.

“Terlepas siapapun yanag akan ditunjuk DPP, tim sudah bekerja untuk memanaskan mesin partai,” ujar Syaikhu.

Wakil Walikota Bekasi ini mengungkapkan TPPW sudah bekerja untuk mengoptimalkan upaya memenangkan pesta demokrasi.

Baca Juga: PNS DKI Jakarta Ditemukan Tewas dalam Kamar Apartemen Center Poin, Begini Kondisinya

Namun demikian, sembari menjalankan roda partai, TPPW juga masih menunggu keputusan DPP PKS terkait calon yang akan diusung nanti.

“Upaya sudah dilakukan dengan berkomunikasi bersama konstituen, hanya saja sekarang masih menunggu nama yang akan diputuskan DPP,” jelas Syaikhu.

Dia menegaskan seluruh kader harus menjalankan intruksi TPPW siapapun nama yang nantinya mendapatkan tiket maju di Pilgub Jabar.

Sehingga, kader sudah sepatutnya mendukung calon untuk membantu memenangkan pesta demokrasi di Tanah Pasundan tersebut tanpa ada kader yang membangkang.(kub/gob)



loading...

Feeds