Pakar Siber Korea Selatan: Virus WannaCry Berasal dari Korut

Wanna Cry. (Foto: Ist)

Wanna Cry. (Foto: Ist)

BELAKANGAN virus WannaCry menyita perhatian publik. Virus ini berhasil menelan korban di 150 negara termasuk di Indonesia. Belakangan diisukan virus WannaCry ulah Korea Utara.

Hal tersebut diungkapkan oleh pakar keamanan Siber Korea Selatan. Mereka menyebut Korea Utara sebagai dalang tersebarnya virus WannaCry. Mereka bahkan mengklaim memiliki bukti jika negara komunis itu merupakan dalang virus WannaCry.

Indikasi tersebut menguat lantaran WannaCry seringkali meminta tebusan dalam bentuk Bitcoin sebagai tebusan atas komputer yang terinfeksi. Direktur Hauri Inc, Simon Inc mengatakan jika Bitcoin merupakan cara yang digunakan Pyongyang untuk mendapatkan uang sejak 2013.

Choi juga mengungkap bahwa tahun lalu ia sempat mendapat informasi jika peretas Korut tengah mengembangkan ransomware. Kendati demikian, tidak bisa dipastikan apakah ransomware tersebut WannaCry atau bukan.

Bukan hanya Choi, peneliti di laboraturium Symantec dan Kaspersky. Mereka mengaku melihat adanya kesamaan antara WannaCry dengan serangan siber yang diduga dilakukan Korut di masa lalu.

Seperti diketahui virus Ransomware WannaCry merupakan virus yang menyerang berbagai fasilitas yang terhubung internet di belahan dunia. Virus ini memanfaat kelemahan security pada Sistem Operasi Micrososoft.

Virus ini mengunci sistem sehingga file tidak dapat diakses penggunanya. Untuk membuka kunci tersebut, si penyebar virus meminta tebusan. Saat ini jenis virus yang meneror adalah WannaCryptor 2.0 Ransomware.

(ra/pojoksatu/gobekasi)



loading...

Feeds