Nasib Pelatih Persija Jakarta Ditentukan 2 Laga Kedepan

Dirut Persija Gede Widiade usai beraudensi dengan Polres Metropolitan Bekasi Kota bersamadengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Rabu (17/5/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah

Dirut Persija Gede Widiade usai beraudensi dengan Polres Metropolitan Bekasi Kota bersamadengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Rabu (17/5/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah

NASIB pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, akan ditentukan dalam dua laga pertandingan ke depan. Demikian disampaikan Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade.

Saat ini dari delapan laga evaluasi, pelatih Teco masih menyisakan dua laga lanjutan menghadapi Bali United dan Perserui.

“Kalau dua laga itu menunjukan prestasi yang bagus, sanksi akan kita pertimbangkan,” kata Gede, Kamis (18/5/2017) kepada awak media.

“Saya biasa melakukan evaluasi penampilan dalam 25 persen dari seluruh laga pertandingan, artinya dalam delapan sampai sembilan pertandingan pasti saya evaluasi,” sambung dia.

Baca Juga: Serobot Lahan Warga, Lottemart Rawapanjang Diminta Bayar Rp 18 Miliar

Bagimana tidak, selama lima kali bertanding Persija baru sekali menang, dua kali imbang, dan dua kali kalah.

Tampil buruknya tim dengan julukkan Macan Kemayoran itu, tentu berdampak pada merosotnya ranking klasemen Persija di urutan 15 Liga 1 Gojek-Traveloka 2017.

Bahkan, akibat buruknya pemain, situasi itu membuat sejumlah suporter The Jak Mania menyuarakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan pelatih Teco.

Meski demikian, Gede dan management memaklumi kondisi Teco. Alasannya karena selama mengarungi laga tidak didampingi asisten pelatih.

“Yang krusial Teco tidak ada asisten. Dari dua yang ada, satu asisten bertugas di Asiann Games dan satu pegang Timnas Indonesia U-19. Sementara pelatih lain tidak ada yang tidak punya asisten,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …