Soal Wacana Water Way CBL, Ini Kata Neneng

(Ilustrasi) Kanal CBL dengan kondisi khasnya. Kanal ini menjadi tempat pembuangan limbah dari banyak perusahaan baik yang dekat maupun jauh. Kondisi ini sangat memprihatikan mengingat puluhan tahun lalu, air Kanal CBL terkenal sangat bersih.FOTO: Andi Saddam/GoBekasi

(Ilustrasi) Kanal CBL dengan kondisi khasnya. Kanal ini menjadi tempat pembuangan limbah dari banyak perusahaan baik yang dekat maupun jauh. Kondisi ini sangat memprihatikan mengingat puluhan tahun lalu, air Kanal CBL terkenal sangat bersih.FOTO: Andi Saddam/GoBekasi

WACANA Waterways atau transportasi air di Kabupaten Bekasi sudah lama muncul namun belum juga terealisasi. Sementara saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung pemanfaatan kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL) untuk digunakan sebagai jalur transportasi air.

Nantinya, CBL akan menjadi jalur air yang akan dilalui kapal pengangkut peti kemas dari Pelabuhan Tanjungpriok menuju kawasan industri di Kabupaten Bekasi, dan sebaliknya.

Kementerian PUPR sudah menerima permohonan izin pemanfaatan CBL sebagai inland waterways dari PT Pelindo II (Persero). Kementerian PUPR meminta PT Pelindo melakukan kajian seperti pengaruh rencana pembangunan jaringan transportasi air tersebut terhadap infrastruktur di CBL, intrusi laut, aspek lingkungan dan pengaruhnya terhadap fungsi utama CBL sebagai pengendali banjir.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, membenarkan pemerintah pusat sedang mengkaji pemanfaatan CBL sebagai inland waterways dari PT Pelindo II.

Neneng mengaku sudah membicarakan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Barat terkait rencana pemerintah pusat untuk memanfaatkan CBL sebagai inland waterways.

“Saya udah bicarakan ke BBWS, mereka sangat gembira dengan adanya rencana itu, terutama sekali CBL itukan dangkal dengan adanya inland waterways itukan pastinya aliran sungai menjadi lancar dan kemungkinan banjir akan berkurang,” katanya.

asih Neneng, Pelindo II pernah berencana membuat pelabuhan untuk peti kemas yang ingin dibawa ke kawasan industri namun tidak melaui jalan tol, melainkan melaui kanal CBL dari Tanjungpriok.

“Kalau rencananya di Cibitung itu ada jalan khusus untuk peti kemas yang langsung ke Dry Port Jababeka,” ujarnya.

“Yang lagi kita pikirkan itu PAD yang kita dapat dari itu (waterways) semoga sih ada, tapi kita belum tahu berapa pembagiannya,” lanjutnya. (dho/pj/gob)



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …