Asyik , Jasa Raharja Naikkan Pembayaran Santunan Korban Kecelakaan Mulai 1 Juni

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Barat, Eri Martajaya  saat diwawancarai wartawan, Selasa (16/5/2017). Foto: Yuriska Aditya/GoBekasi

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Barat, Eri Martajaya saat diwawancarai wartawan, Selasa (16/5/2017). Foto: Yuriska Aditya/GoBekasi

PT JASA RAHARJA akan menaikkan pembayaran santunan untuk korban kecelakaan lalu lintas, mulai 1 Juni 2017. Hal itu diputuskan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terbaru.

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Barat, Eri Martajaya mengatakan, aturan kenaikan santunan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 15 tahun 2017.

Peraturan itu, tentang Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara,

Selain itu, PMK nomor 316 tahun 2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

“santunan bagi ahli waris korban kecelakaan hingga meninggal naik dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta. Sedangkan santunan korban cacat naik dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta, biaya perawatan luka-luka maksimal naik dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta,” paparnya kepada gobekasi.co.id Selasa (16/5/2017).

Meski nilai santunan akan mengalami kenaikan, namun Eri menyatakan, sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJ) bagi pemilik kendaraan pribadi, tidak mengalami kenaikan.

“Tapi kalau untuk kendaran bisnis maupun angkutan umum, PT Jasa Raharja masih melihat load factor untuk menghitung penyesuaian SWDKLJ,” katanya.

Ia melanjutkan, kenaikan santunan kepada korban kecelakaan dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Eri berharap, besarnya santunan yang diberikan, bisa membantu korban dan keluarganya untuk melanjutkan kehidupan.

“Biasanya kalau kehilangan tulang punggung untuk mata pencaharian, maka akan mengakibatkan kemiskinan terhadap keluarganya. Semoga penyesuaian ini, bisa meningkatkan lagi kehidupan para keluarga korban kecelakaan,” tutur Eri.

Selain itu, Jasa Raharja juga sudah bekerjasama dengan banyak rumah sakit di Jawa Barat, untuk menangani korban kecelakaan. Eri berpesan bila masyarakat mengalami kecelakaan, cukup melapor kepada intansi Kepolsian.

“Kami juga akan proaktif mendatangi rumah sakit, mengurus santunan untuk biaya perawatan. Kami tidak akan mempersulit. Yang kami lakukan adalah dalam rangka menekan tingkat fatalitas akibat kecelakaan. Di Bekasi saja kami sudah bekerjasama dengan 33 rumah sakit, termasuk RSUD,” tandas dia (Cr28/gob)



loading...

Feeds

Deddy-Mizwar-ke-PDIP

Deddy Mizwar Merapat ke PDIP?

KETUA DPW PKS Jabar sekaligus Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu menanggapi enteng kehadiran Bakal Calon Gubernur Jabar, Deddy …
Petani Desa Sukakarya. (Foto: Ist)

Malangnya Petani di Sukakarya

SEJUMLAH lahan pertanian di desa Sukalaksana kecamatan Sukakarya, saat ini sudah memasuki musim panen padi. Sebagian warga pun disibukan dengan …