Perampok Umbar Tembakkan di Cibarusah, Proyektil Bersarang di Tubuh Pria Ini

KAWANAN perampok bersenjata api beraksi di Kampung Cigoong RT 003 RW 001 Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, pada Minggu (14/5/2017) pukul 19:00 WIB. Pelaku berjumlah dua orang dan berhasil kabur setelah melepas tembakan ke arah korban sebanyak satu kali.

“Korban laki-laki berinisial M (32) mengalami luka terserempet peluru di pergelangan tangan kanan dan proyektil bersarang ke perut samping kirinya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito pada Senin (15/5/2017).

Rizal mengatakan, perampok sempat menggasak sepeda motor KLX 150 dengan Nopol B-3822-FVX milik korban yang terparkir di warung makan di Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah. Saat itu, M terkejut mendapati sepeda motornya telah raib di lahan parkir.

Ditemani oleh rekannya berinsial YS (44), korban kemudian berkeliling di sekitar lokasi untuk mengejar pelaku. Di Kampung Cigoong, Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, korban melihat sepeda motornya dikemudikan oleh orang yang tidak dikenal.

YS lalu berteriak maling hingga membuat pelaku panik dan terjatuh dari sepeda motornya. Selanjutnya salah satu dari pelaku langsung menodongkan senjata apinya ke arah korban dan rekannya.

“Saksi YS berhasil menghindar dan bersembunyi, sayangnya proyektil malah mengenai korban,” ujar Rizal.

Kepada polisi, kata Rizal, korban mengaku ditembak oleh pelaku sebanyak satu kali. Naas, proyektil itu mengenai pergelangan tangannya dan mendarat di perut sebelah kiri korban.

“Melihat korban terjatuh, pelaku yang menembak itu kabur dibonceng oleh rekannya yang lain menggunkan sepea motor jenis Honda Beat yang tidak diketahui nomor polisinya,” jelas dia.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Komisaris Kunto Bagus menambahkan, polisi menyita barang bukti berupa sepucuk kunci letter T yang tersemat di rumah kunci motor korban. Adapun pelaku berhasil membawa kabur motor korban setelah membobol rumah kuncinya dengan letter T.

Kunto menduga, pelaku merupakan pemaian lama karena telah dibekali senjata api saat beraksi. Mereka juga tidak segan melukai korbannya bila ada perlawanan.

“Pelaku merupakan kawanan sadis dan pemain lama dalam kasus pencurian sepeda motor,” jelas Kunto.

Kunto menambahkan, modus operasi tersangka biasanya berkeliling ke permukiman warga untuk menyasar sepeda motor yang diparkir dengan pengawasan lemah. Bila situasi sepi, mereka akan beraksi dalam waktu singkat kurang dari lima menit.

Kunto memastikan, korban dalam keadaan tersadar meski mengalami luka tembak. Korban juga sudah menjalani operasi pengangkatan proyektil yang tersemat di bagian perutnya.

“Kondisinya tersadar dan masih bisa dimintai keterangan meski sedikit,” ujar dia.

Apabila tertangkap pelaku akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman penjara di atas lima tahun. Selain itu, mereka juga dikenakan UU Darurat Nomor 12 tahun 1950 tentang kepemilikan senjata api atau senjata tajam tanpa izin dengan hukuman penjara di atas lima tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds

PERMINTAAN MENINGKAT: Pedagang sembako di Pasar Tambun sedang merapikan dagangannya. Jelang Ramadan, permintaan kebutuhan pokok diprediksi bakal meningkat tajam.RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

Harga Kebutuhan Pokok Perlahan Naik

MEMASUKI bulan suci Ramadan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bekasi, perlahan merangkak naik. Kasi Tekpas Pasar Tambun, …
timthumb (2)

Alhamdulillah, Besok Mulai Puasa

PEMERINTAH memastikan awal Ramadan tahun ini jatuh pada Sabtu (27/5/2017). Keputusan itu diumumkan setelah sebelumnya dilakukan sidang isbat di Aula …