KPAI Bekasi: Jangan sampai Kondom Dimiliki Anak-anak

Ilustrasi

Ilustrasi

KOMISONER Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi, Sopar Napitupulu menegaskan, penjualan alat kontrasepsi jenis kondom di minimarket harus dijauhkan dari penglihatan anak dibawah umur.

Langkah tersebut dinilai perlu dilakukan, dalam rangka pencegahan perilaku seks oleh anak dibawah umur.

Menurut pria yang akrab disapa Sopar ini, pemerintah harus mengawasi penjualan kondom, dengan dasar, kondom bukan untuk dijual bebas dan harus di jauhkan dari penglihatan anak-anak.

Upaya tersebut dinilai sebagai langkah pemerintah melakukan perlindungan terhadap anak.

“Jangan sampai kondom dimiliki oleh anak -anak dibawah umur, apalagi dipergunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan atau dipakai untuk melakukan hubungan dengan lawan jenis,” ujarnya.

Kata dia, jika kondom dijual atau dapat dilihat secara bebas di toko-toko atau minimarket maka harus dilaporkan ke pemerintah.

”Bisa nanti ditegur atau ditanyakan izinnya,” katanya.

Dirinya meminta, pemerintah dapat menegur pelaku usaha yang memperlihatkan penjualan alat kontrasepsi secara ”vulgar”.

“KPAI menyatakan bahwa kondom jangan sampai bisa dimiliki oleh anak-anak, apalagi untuk dipakai sebagaimana peruntukannya,” tutupnya.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds