Tato Ini Jadi Obat Depresi

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

MELUKIS tato merupakan hal yang banyak dilakukan oleh penikmat seni. Namun tato ini bukan sembarang tato. Tato ini justru dapat dijadikan sebagai obat dari penyakit mental seperti cemas depresi.

Mereka menggunakan tato motivasi untuk menyemangati diri sendiri. Tato tersebut diberi nama “motivational tatto” tato non permanen ini berisikan tulisan yang memotivasi orang yang mengalami depresi.

Motivational Tato diciptakan oleh Francesca Timbers pada tahun 2011, ketika ia menjadi mahasiswa akhir tahun. Saat itu, Francesca mengaku dihantui rasa cemas dan depresi. Dirinya didiagnosa mengidap neutiris optik dan dilarikan ke rumah sakit.

Seperti dilansir oleh Huffington Post, Francesca mengalami depresi amat parah dan berpotensi melakukan bunuh diri. Kemudian ia memutuskan untuk mencari cara menghilangkan energi negatif dan merubahnya ke energi postif.

“Apa yang saya rasakan saat itu, tak ada yang menolong dan terjebak seperti berada di dalam gedung terbakar dan tak tahu bagaimana caranya keluar. Kemudian cara inilah satu-satunya jalan keluar dari depresi,” katanya.

Tato yang diberi nama “motivational tatto” itu. Mulanya hanya dikenakkan pada tubuh Francesca saja. Seiring berjalannya waktu, banyak temannya tertarik dan ingin mencobanya juga. Kini Francesca memiliki toko tatonya bernama Etsy.

Tato yang berbentuk seperti plester tersebut berisikan kata-kata yang memotivasi. Kata-kata sederhana tersebut terbukti ampuh menghilangkan stres sepanjang hari. Diantaranya “believe, achieve”, “breath, dan “I am enough”.

Tato tersebut selain dapat digunakan di kulit, tato ini juga dapat digunakan sebagai pin yang dapat dipakai di pakaian sebagai bros. Beberapa kostumer yang membeli tato tersebut berbagi pengalamannya kepada Francesca dan mereka merasa terbantu dan merasa lebih baik. (mia/pojoksatu/gob)



loading...

Feeds