Sampah Selalu Tersangkut Jembatan, Camat Sukatani Pengin Gini Aja

Pegawai Desa Sukamulya membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikarang.Foto:Karsim Putra Pratama/Radar Bekasi

Pegawai Desa Sukamulya membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikarang.Foto:Karsim Putra Pratama/Radar Bekasi

SAMPAH menumpuk di depan kantor Desa Sukamulya, tepatnya di bawah jembatan. Meski kegiatan bersih-bersih sudah dilakukan sejak 2016 lalu, namun tetap saja sampah menumpuk dan belum ada solusinya hingga kini.

Pihak kecamatan, desa, polsek, babinsa dan pengairan sebenarnya sudah membahas persoalan tersebut dan mencari solusinya. Namun tetap saja hingga kini sampah masih menumpuk dan menganggu pemandangan.

“Selama belum ada tindakan, pegawai desa setiap hari Jumat wajib membersihkan sampah yang menumpuk, jangan sampai tumpukan sampah dan yang lainnya semakin banyak,” ucap Kepala Desa Sukamulya, Humin Suminta.

Usulan untuk membongkar jembatan yang menghalang sampah sebenarnya sudah dilakukan setiap tahun. Tapi belum juga ada realisasinya.

“Saya setiap tahunnya selalu mengajukan masalah sampah ini, tapi belum ada tanggapan sampai sekarang, untuk sekarang pihak desa hanya bisa membersihkan sampah satu minggu sekali, mudah-mudahan saja di tahun ini bisa direalisasikan pengajuan masalah sampah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Sukatani Bennei Y Iskandar, mengatakan sampah yang menumpuk itu disebabkan jembatan yang terlalu rendah. Oleh karena itu jembatan harus dibongkar dan dibangun lebih tinggi agar tidak menghambat sampah.

“Memang sudah dirundingkan bersama-sama, kemungkinan besar jembatan harus dibongkar, karena penyebab utamanya karena jembatan yang terlalu rendah,” ucapnya.

Persoalan sampah yang terhambat jembatan, kata Bennei, sudah diajukan di rapat Musrenbang tahun ini. Ia berharap usulan itu bisa terealiasi.

“Warga yang rumahnya dekat dengan tumpukan sampah ini kasihan, karena selalu mencium bau yang enggak sedap, dan setiap hujan sampah ini meluap ke rumah-rumah warga, saya akan berusaha agar pengajuan bisa direalisasikan, karena belum lama menjabat sebagai camat di Sukatani, jadi tahun-tahun sebelumnya saya enggak tahu,” katanya.

(pra/pj/gob)



loading...

Feeds