Pepen Batal Berangkat ke Vatikan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (tengah), Umpui Ephorus HKBP Kota Bekasi, Wiliam TP Simarta (kiri) dan jemaat HKBP Kota Bekasi Devi Simanjuntak (kanan), saat foto bersama belum lama ini.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (tengah), Umpui Ephorus HKBP Kota Bekasi, Wiliam TP Simarta (kiri) dan jemaat HKBP Kota Bekasi Devi Simanjuntak (kanan), saat foto bersama belum lama ini.ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RENCANA Walikota Bekasi pergi ke Vatikan sebagai pembicara dalam konferensi terkait hak atas kebebasan beragama akhirnya batal. Diketahui, undangan tersebut disampaikan Kedutaan Besar RI dan pihak Tahta Suci Vatikan melalui Keuskupan Agung Jakarta, yang dijadwalkan pada 23 Mei 2017 nanti.

“Pembatalan Walikota ke Vatikan karena pertimbangan kesibukan kerja,apalagi menjelang bulan Ramadhan dan ada kegiatan Harkitnas,” kata Kepala Dinas Kesbangpol Kota Bekasi, Abdillah Hamta.

Keputusan yang diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tersebut, setelah musyawarah dengan Forum Pemerintah Daerah, FKUB, MUI, Muhamaddiyah dan Kanwil Kementerian Agama Kota Bekasi.

“Walikota lebih mempertimbangkan kemaslahatan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya bukan alasan -alasan lain diluar itu.

Lebih lanjut kata Abdillah , melalui Asisten Pemerintah (Asda 1) telah menyurati Kedutaan Besar Vatikan untuk membatalkan keberangkatan orang nomer satu di Kota Bekasi ini.

”Kita putuskan batal berangkat”, imbuhnya.

Sebelumnya Walikota Bekasi, Rahmat Effendi sudah mengisyaratkan jika keberangkatannya ke Vatikan akan batal.

“Saya masih mempertimbangkan dan mengkaji dampak terhadap persepsi yang ada di masyarakat saat ini. Jangan sampai apa yang sudah saya bangun ini menjadi luluh-lantak oleh isu dan fitnah yang mereka disain sedemikian rupa untuk memutarbalikkan fakta semua yang sudah saya lakukan dengan ikhlas,” ungkap Walikota.

Meski begitu, Walikota mengakui undangannya untuk berangkat ke Vatikan sudah ada.

“Materinya juga sudah kita persiapkan. Dalam undangannya juga tercantum atas nama bangsa. Bagi saya, ini satu bentuk kepercayaan yang luar biasa,” imbuh dia.

Walikota berharap, rencana keberangkatannya ke Vartikan tidak menimbulkan asumsi negatif bagi kalangan masyarakat.

“Kalau kita punya sikap kejujuran, kita beragama, kan harusnya lembut-lembut saja. Saya berharap ada satu pemikiran yang tidak boleh men-judge sesuatu yang positif pada nilai keburukan,” katanya.

(sar/pj/gob)



loading...

Feeds

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNJ bertemu dengan Menkopolhukam Wiranto, Rabu (16/8/2017). (Foto: Ist)

IKA UNJ Audiensi dengan Menkopolhukam

IKATAN Keluarga Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bertemu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto yang dipimpin Juli Ardiantoro, …