Naik Jadi Rp350 Miliar, Pepen Bakal Temui Sandiaga Bahas Kerjasama TPST Bantargebang

(Ilustrasi) Alat berat tengah menyusun tumpukan sampah warga DKI di Zona V TPST Bantargebang Kota Bekasi, kemarin. (Foto: Dok/Radar Bekasi)

(Ilustrasi) Alat berat tengah menyusun tumpukan sampah warga DKI di Zona V TPST Bantargebang Kota Bekasi, kemarin. (Foto: Dok/Radar Bekasi)

KERJASAMA pemanfaatan lahan Tempat Pembuangan Sampat Terpadu (TPST) Bantargebang naik menjadi Rp350 miliar dari sebelumnya hanya Rp186,5 miliar. Guna membahas kerjasama TPST Bantargebang ini, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bakal menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

“Supaya jangan ada jetlag (perubahan mendadak) nanti, Pemerintah Kota Bekasi tetap ingin melanjutkan kerjasama kemitraan dengan DKI Jakarta,” kata Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi, Selasa (9/5/2017).

Pepen mengaku tak ingin ada perubahan kerjasama yang sudah dibangun sejak lama melalui Gubernur DKI Jakarta era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kecuali jika ingin mengambil risiko dengan merubah perjanjian yang sudah dibangun. Pastinya ada keputusan politik yang lain di DPRD,” kata dia.

Dia melanjutkan, berkat kerja sama yang baik dengan DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan kucuran dana hibah dari DKI Jakarta. Tahun ini, nilai hibah naik dibanding tahun lalu.

“Tahun lalu sekitar Rp 186,5 miliar, dan tahun ini naik menjadi Rp 350 miliar,” bebernya.

Karena itu, kata Pepen, dana hibah tahun 2017, bakal dipakai untuk membangun Flyover Cipendawa yang rinciannya Rp100 miliar, Flyover Rawapanjang Rp100 miliar, Jembatan Jatiwaringin Rp50 miliar, dan lainnya.

“Saya, Wali Kota Bekasi akan bertemu dengan Pak Sandi (Sandiaga Uno) nanti,” tutur dia.

Ia mengaku akan membuat jadwal pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2017-2022 tersebut. Pertemuan tersebut bagian dari membahas kerja sama pemanfaatan lahan TPST Bantargebang. (kub/gob)



loading...

Feeds