Terkait Batasan Usia Atlet, Pengcab Kabupaten Bekasi Minta Tuan Rumah Porda Jabar XIII Terbuka

Team Kabupaten Bekasi tengah bertanding di nomor embu beregu atau kerapihan teknik di Gor Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sabtu - minggu (25-26/3/2017)

Team Kabupaten Bekasi tengah bertanding di nomor embu beregu atau kerapihan teknik di Gor Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sabtu - minggu (25-26/3/2017)

PEMBATASAN usia atlet oleh tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018 masih menjadi persoalan. Wakil Sekretaris Bidang Hukum KONI Kabupaten Bekasi, Dedi Kusmana menegaskan, batasan usia di Porda Jawa Barat XIII 2018 hanya strategi tuan rumah yakni Kabupaten Bogor.

“Keluhan mengenai batasan umur yang disampaikan para atlet maupun cabor yang ikut serta dalam porda 2018, itu dianggap wajar, meskipun sampai sekarang belum ada kepastian dari pengda maupun pelaksana porda,” katanya, Jumat (5/5/2017).

Terlepas dari persoalan tersebut, pihaknya masih melakukan pendataan atlet Kabupaten Bekasi yang dipersiapkan di Porda. Hal itu dilakukan sambil menunggu putusan dari tuan rumah.

Terpisah, adanya rumor pembatasan usia juga ditanggapi serius atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bekasi. Milla (25) atlet panjat Kabupaten Bekasi sudah mendengar kabar adanya pembatasan usia hingga 22 tahun.

“Bila benar batasan umur tersebut ditetapkan, maka untuk panjat tebing Kabupaten Bekasi akan memiliki harapan kecil untuk bisa mempertahankan juara umum,” ujar Milla.

Hal senada diungkapkan, ketua pengcab Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Adi Maryadi. Menurutnya, ada beberapa ketentuan yang mestinya sudah disampaikan pada setiap pengcab mengingat Babak Kualifikasi (BK) yang sudah semakin dekat. “Sampai sekarang belum ada informasi terbaru dari tuan rumah,” katanya.

Tuan rumah sebagai penentu kebijakan, lanjut lelaki yang akrab disapa Adi ini, harusnya bisa berkoordinasi langsung dengan pengurus cabang olah raga tiap daerah. Karena dikhawatirkan, saat aturan disampaikan malah tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Bisa jadi ini strategi mereka, merahasiakan aturan yang mau dipake sambil mempelajari kelemahan lawan,” tandasnya yang meminta tuan rumah terbuka soal regulasi Porda. (dan/gob)

 



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …