Lupakan Kekalahan dari Maung Bandung, Laskah Joko Samudro Berniat Gulingkan The Guardian

Jumpa pers jelang laga Bhayangkara FC vs Persegres Gresik United. Foto: kub/GoBekasi

Jumpa pers jelang laga Bhayangkara FC vs Persegres Gresik United. Foto: kub/GoBekasi

LASKAR Joko Samudro Persegres Gresik memang dikalahkan Maung Bandung Persib dalam laga sebelumnya. Tetapi kekalahan itu telah dilupakan dan saat  ini bersiap menggulingkan The Guardian Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Minggu (7/5/2017) besok.

Pelatih Persegres, Hanafi menegaskan, pihaknya sudah melupakan itu semua dan siap menggulingkan The Guardian untuk merebut tiga angka.

“Untuk persegres empat kali pertandingan, satu kali kalah dan tiga kali imbang. Laga terakhir kalah menyakitkan, tinggal satu menit akhir kami kebobolan. Besok kami sudah siap menghadapi Bhayangkara mudah-mudahan bisa mengambil poin penuh,” ujar dia.

Untuk evaluasi di laga Persib, pria yang sempat melatih Perseru Serui ini berpendapat ada dua faktor yang mempengaruhi timnya kalah di pertandingan tersebut.

“Memang sempat mengira ada pelanggaran sehingga kita sedikit lengah di sana. Namun faktor yang kurang dari kami adalah kami kurang pengalaman, banyak juga pemain yang (kebugaran) baru hampir 60 persen,” tutur dia.

“Selain itu kita juga sering sekali gagal memanfaatkan peluang. Berbeda dengan Persib yang sekali saja mendapatkan peluang bersih, berhasil mencetak gol. Sedangkan kita beberapa kali, seperti Arsyad posisi satu lawan satu saat di Persipura dan Fitra Ridwan, juga gagal memanfaatkan peluang di laga lawan Borneo. Pengalaman dan kurang tenang dalam pemanfaatkan peluang jadi kelemahan kami.” papar dia.

Dalam laga ini, dipastikan Persegres akan kehilangan dua pemainnya yakni Arsyad Yusgiantoro dan Satria Tama, yang absen karena bergabung dengan pemusatan latihan timnas Indonesia.

“Saya kira tidak ada masalah, ada pengganti sepadan. Untuk posisi Arsyad di depan ada pemain senior seperti Yusuf. Untuk Satria Tama ada Aji Saka. Untuk pemain U-23 juga sudah ada penggantinya,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …