Sampah Menumpuk, Pembongkaran Jembatan Diajukan

Pegawai Desa Sukamulya membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikarang.Foto:Karsim Putra Pratama/Radar Bekasi

Pegawai Desa Sukamulya membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikarang.Foto:Karsim Putra Pratama/Radar Bekasi

AKIBAT posisi jembatan yang terlalu rendah ke permukaan air di Sungai Cikarang, tumpukan sampah selalu terjadi di depan Kantor Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Melihat kondisi ini, pihak Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani mengusulkan pembongkaran jembatan.

Setiap Jumat, sampah di bawah  jembatan ini harus dibersihkan agar tidak menghambat aliran air dan menimbulkan bau tidak sedap. Sudah setahun ini pembersihan sampah selalu dilakukan, sementara usulan pembongkaran jembatan belum disetujui.

“Selama belum ada tindakan, pegawai desa setiap hari Jumat wajib membersihkan sampah yang menumpuk, jangan sampai tumpukan sampah dan yang lainnya semakin banyak,” ucap Kepala Desa Sukamulya, Humin Suminta.

Usulan untuk membongkar jembatan yang menghalang sampah sebenarnya sudah dilakukan setiap tahun. Tapi belum juga ada realisasinya.

“Saya setiap tahunnya selalu mengajukan masalah sampah ini, tapi belum ada tanggapan sampai sekarang, untuk sekarang pihak desa hanya bisa membersihkan sampah satu minggu sekali, mudah-mudahan saja di tahun ini bisa direalisasikan pengajuan masalah sampah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Sukatani Bennei Y Iskandar, mengatakan sampah yang menumpuk itu disebabkan jembatan yang terlalu rendah. Oleh karena itu jembatan harus dibongkar dan dibangun lebih tinggi agar tidak menghambat sampah.

“Memang sudah dirundingkan bersama-sama, kemungkinan besar jembatan harus dibongkar, karena penyebab utamanya karena jembatan yang terlalu rendah,” ucapnya.

Persoalan sampah yang terhambat jembatan, kata Bennei, sudah diajukan di rapat Musrenbang tahun ini. Ia berharap usulan itu bisa terealiasi.

“Warga yang rumahnya dekat dengan tumpukan sampah ini kasihan, karena selalu mencium bau yang enggak sedap, dan setiap hujan sampah ini meluap ke rumah-rumah warga, saya akan berusaha agar pengajuan bisa direalisasikan, karena belum lama menjabat sebagai camat di Sukatani, jadi tahun-tahun sebelumnya saya enggak tahu,” katanya. (pra/gob)

 



loading...

Feeds

Pentas seni di SMAN 12 Bekasi, Minggu (17/12/2017). (Foto: Ist)

Pensi SMAN 12 Bekasi Meriah

SMP Negeri 12 Kota Bekasi menyuguhkan kegiatan Fun Walk dan Pensi, kegiatan bertemakan asah-kreativitas ini merupakan bentuk apresiasi pihak sekolah …
Ilustrasi suspect difteri. (Foto: Ist)

Penderita Difteri di Kota Bekasi Bertambah

PENDERITA Difteri di Kota Bekasi bertambah. Sedikitnya 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah …