Dewan Transportasi Kota Bekasi Siapkan Tiga Poin Solusi Kemacetan

(IIlustrasi) Lalu lintas di simpang bulak kapal Jalan Ir Djuanda Bekasi Timur Kota Bekasi, kemarin. Rekayasan lalu lintas yang buruk, menjadi simpang tersebut menjadi titik kemacetan disetiap harinya di Kota Bekasi. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

(IIlustrasi) Lalu lintas di simpang bulak kapal Jalan Ir Djuanda Bekasi Timur Kota Bekasi, kemarin. Rekayasan lalu lintas yang buruk, menjadi simpang tersebut menjadi titik kemacetan disetiap harinya di Kota Bekasi. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

DEWAN Transportasi Kota Bekasi siapkan tiga poin solusi masalah kemacetan lalu lintas merekomendasikan tiga poin solusi permasalahan kemacetan lalu lintas di wilayah Kota Bekasi.

“Ada tiga poin pembahasan kami yang segera kita rekomendasikan kepada Wali Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan, namun kami belum menemukan waktu yang pas sesuai agenda wali kota,” kata Humas Dewan Transportasi Kota Bekasi, Dani Wahab, Jumat (5/5/2017).

Menurut Dani, rekomendasi itu menyangkut tentang transportasi berbasis online, kajian angkutan massal transpatriot serta grand design transportasi umum di Kota Bekasi.

Persoalan transportasi berbasis online di wilayah Kota Bekasi, lanjutnya, berkaitan dengan masih minimnya lahan untuk penyediaan pangkalan para pengendaranya.

“Kami merekomendasikan adanya pengadaan area khusus untuk transportasi online agar operasional mereka di Kota Bekasi tidak liar dan memakan badan jalan umum, sehingga timbul kemacetan,” ujar dia.

Pemerintah Kota Bekasi diminta untuk menyediakan kantong parkir bagi transportasi berbasis online. Dengan demikian, keberadaan mereka saat mangkal menunggu penumpang tidak mempersempit badan jalan, dan sebabkan kemacetan.

Selain rekomendasi kantong parkir, Dewan Transportasi Kota Bekasi juga memiliki dua poin lain solusi kemacetan yakni terkait Transpatriot dan Light Rapid Transit (LRT). (kub/gob)



loading...

Feeds