Pembangunan Pesat, Pemkot Bekasi Targetkan Rp351 Miliar dari PBHTB

Sejumlah pekerja proyek sedang melakukan proses pembangunan Tol Becakayu, di sepanjang Jalan Raya Kalialang, Bekasi. Foto: Dok/Radar Bekasi

Sejumlah pekerja proyek sedang melakukan proses pembangunan Tol Becakayu, di sepanjang Jalan Raya Kalialang, Bekasi. Foto: Dok/Radar Bekasi

PEMERINTAH Kota Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi menargetkan pemasukan sebesar Rp351 miliar dari Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBHTB) tahun 2017 ini. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan pembangunan properti di Kota Bekasi, target tersebut terus dikejar.

“Baru terealisasi per akhir April sebesar 24 persen atau Rp84 miliar lebih,” terang Kepala Bidang Administrasi, Konsultasi, dan Informasi Bapenda Kota Bekasi, Wahyudin.

Menurut dia, target pajak BPHTB terus naik, karena bersamaan dengan pertumbuhan properti, serta ekonomi. Sehingga, daya beli masyarakat terhadap properti cukup tinggi.

“Tahun lalu target Rp 314 Miliar, realisasinya 95,5 persen,” tambah Wahyudin.

Wahyudin mengatakan, tahun ini pihaknya optimistis dapat mencapai target yang ditetapkan sebesar Rp 351 Miliar. Sebab, pertumbuhan properti di Kota Bekasi sangat pesat, menyusul pembangunan infrastruktur nasional sebagai penunjang, seperti Tol Becakayu, dan Light Rail Transit (LRT).

“Kita bisa melihat pembangunan apartemen yang semakin masif,” kata dia.

Menurut dia, pendapatan BPHTB pada lima tahun mendatang dipastikan cukup tinggi. Bisa saja pencapaian pajak BPHTB mencapai Rp 1 triliun, sebab harga properti semakin lama semakin mahal.

Hanya saja, kata dia, masih banyak yang tidak jujur. Wajib pajak tersebut menghindari pajak sesuai dengan nilai rill transaksi.

“Misalnya, wajib pajak mengurangi nilai transaksi di dalam akta jual beli di notaris, padahal realitanya nilai transaksi itu jauh lebih tinggi,” kata dia.

Untuk menghindari itu, kata dia, pemerintah akan melakukan penelitian lapangan terhadap transaksi yang dicurigai tak sesuai dengan harga rill transaksi.” Jika ditemukan, akan kami suruh membayar, sanksinya tak akan divalidasi,” ujarnya. (sar/gob)



loading...

Feeds

Deddy-Mizwar-ke-PDIP

Deddy Mizwar Merapat ke PDIP?

KETUA DPW PKS Jabar sekaligus Bakal Calon Wakil Gubernur Jabar, Ahmad Syaikhu menanggapi enteng kehadiran Bakal Calon Gubernur Jabar, Deddy …
Petani Desa Sukakarya. (Foto: Ist)

Malangnya Petani di Sukakarya

SEJUMLAH lahan pertanian di desa Sukalaksana kecamatan Sukakarya, saat ini sudah memasuki musim panen padi. Sebagian warga pun disibukan dengan …