Flyover Bulak Kapal Mangkrak 12 Tahun, Macet Semakin Parah

(IIlustrasi) Lalu lintas di simpang bulak kapal Jalan Ir Djuanda Bekasi Timur Kota Bekasi, kemarin. Rekayasan lalu lintas yang buruk, menjadi simpang tersebut menjadi titik kemacetan disetiap harinya di Kota Bekasi. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

(IIlustrasi) Lalu lintas di simpang bulak kapal Jalan Ir Djuanda Bekasi Timur Kota Bekasi, kemarin. Rekayasan lalu lintas yang buruk, menjadi simpang tersebut menjadi titik kemacetan disetiap harinya di Kota Bekasi. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

SUDAH 12 tahun ini rencana pembangunan Flyover Bulak Kapal mengkrak sejak direncanakan pada 2005 silam. Akibatnya, kondisi jalan yang selalu pada dilintasi kendaraan ini selalu macet, bahkan semakin parah.

“Jalanan berbenturan, mulai dari pengguna jalan yang mengawarah Tol Timur, Perlintasan Kereta Api, dan lalu lalang yang menuju kota dan kabupaten Bekasi,” keluh warga Perumnas III Bekasi Timur, Rahmat (27), Rabu (3//5/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Warga yang setiap hari berlalu lalang di Perempatan Bulak Kapal ini mengutarakan, mangkrak atau gagalnya pembangunan Flyover Bulak Kapal mengakibatkan kemacetan lalu lintas di Bulak Kapal tak bisa diurai.

Kemacetan di simpang Jalan Pahlawan ini tidak bisa lagi terhindarkan. Apalagi, ketika jam sibuk antara pukul 06.00-08.00 dan pukul 16.00-18.00, kemacetan di simpang jalan akan semakin parah.

Menurut Rahmat, pembangunan flyover di Bulak Kapal sangat diperlukan bagi pengguna jalan. Ditambah, jalan tersebut merupakan penghubung warga tinggal di bagian utara, dengan jalan utama Kota Bekasi menuju ruas jalan tol.

“Coba kalau ada flyover, mungkin kemacetan tidak separah ini,” ujarnya. (kub/gob)



loading...

Feeds