Ke Bekasi, Menteri Perdagangan Klaim Daging Beku Lebih Higienis dari Daging Segar

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ketika baru sampai di Bekasi, Jumat (28/4/2017). Foto: kub/GoBekasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ketika baru sampai di Bekasi, Jumat (28/4/2017). Foto: kub/GoBekasi

DATANG ke Bekasi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengklaim daging beku lebih higienis jika dibandingkan dengan daging segar. Menurutnya daging beku juga memiliki kualitas yang tidak kalah dengan daging segar.

“Kualitas daging beku tak kalah dengan dengan daging segar. Bahkan, dari aspek kebersihan, daging beku lebih higienis. Justru restoran dan hotel sekarang lebih memilih menggunakan daging beku karena kebersihannya lebih terjamin,” ujarnya saat menyambangi perusahan yang mengolah daging PT Dua Putra Perkasa Pratama, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Jumat (28/4/2017).

Daging beku di pasaran, lanjutnya, bisa tetap mempertahankan kualitasnya. Apalagi dengan menjaga suhu udara agar tidak ada kuman yang berkembang biak.

“Dengan tingkat kedinginan mencapai minus 23 derajat itu kuman yang ada di bagian daging sudah mati, beda dengan daging segar yang ada dipasaran yang didinginkannya kalau tidak laku saja,” ujarnya.

Seyogyannya lanjut Enggar, negara-negara maju saat ini sudah menggunkan daging beku dari pada daging segar yang berada di pasaran. Di Indonesia sendiri, tambahnya, tinggal bagaimana media dapat mengedukasi kepada warga dan masyarakat.

Sementara itu, Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan daging saat bulan Ramadhan dan hari aya Idul Fitri, Perum Bulog ditugasi pemerintah untuk menambah impor daging kerbau beku asal India. Daging berbentuk beku tersebut dijual dengan harga Rp 80.000 per kilogram. (kub/gob)



loading...

Feeds

3K jadi Solusi Atasi Alergi Anak

3K Jadi Solusi Atasi Alergi Anak

ORANGTUA wajib tahu, alergi pada anak merupakan gangguan yang tidak boleh diabaikan. Sebab, bisa berakibat sangat fatal. Hal itulah yang …