Kasus Kenakalan Remaja, FKRW Temukan Botol Miras sampai Celana dalam

KASUS kenakalan remaja marak di wilayah Jakasetia, Pekayonjaya, Jakamulya. Dari penelusuran Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW), jejak kenakalan remaja bisa dilihat dari penemuan botol minuman keras (miras), senjata tajam, hingga celana dalam wanita.

“Pencurian spion mobil terkahir Minggu ini sampai belasan di Bekasi Selatan, di RW 13 ada 2 sepeda motor warga yang hilang digasak maling,” ungkap Ketua FKRW Saepudin, Jumat (28/4/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Kenakalan remaja ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pihak kepolisian, terutama Polsek Bekasi Selatan. Warga meminta agar polisi dapat cepat tanggap mengatasi fenomena yang terjadi di pusat Kota Bekasi.

Di Bekasi Selatan, tercatat ada 94 RW yang berdiri dari 5 Kelurahan yang ada. Masing-masing pihak RW mengeluhkan hal yang serupa sehingga meminta agar pihak kepolisian dapat terus berpatroli di wilayah setempat.

Unsur tiga pilar yang terdiri dari TNI, Polri serta pemerintah Kota Bekasi juga diminta untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. Di tambah lagi, organisasi atau mitra kepolisian di Bekasi Selatan tergolong banyak.

Seperti adanya Keamanan Setia Mulya (KSM), Radio Pemantau Keamanan dan Kebersamaan (RPK2) dan Pokdar Kamtibmas. Mereka diharapakan dapat membantu kinerja kepolisian sebagai mitranya.

“Semua menginginkan keamanan. Agar tidak ada lagi muda-mudi yang mabuk-mabukan, zinah, dan tawuran di wilayah Kota Bekasi umumnya Bekasi Selatan. Peran Polisi dan mitranya serta pemerintah juga sangat penting,” kata Kojek sapaan akrab Saepudin.

Sementara  Kepala Satuan Binmas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Sunyoto, mengatakan akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi warga Bekasi Selatan.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Sabhara menindaklanjuti laporan yang menjadi keresahan masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, satu kompi personil aka diterjunkan untuk menyisir lokasi yang menjadi titik lokasi para muda-mudi kumpul, tidak terkecuali Perumahan Galaxy.

“Kita akan tindak lanjuti itu, kita sisir dengan membawa satu kompi personil dari satuan Sabhara. Bila memang ada yang kumpul semua akan kita angkut, apagi ada yang kedapatan membawa narkoba itu akan diteruskan sampai unsur pidana,” ujar dia.

Menanggapi soal dibiarkannya banyak pemuda yang bebas berkeliaran dengan membawa senjata tajam dan minuman keras, Sunyoto membantahnya, sebab pihaknya selama ini sudah melalukan tugas pokok dan fungsi kepolisian kepada masyarakat.

“Kita selalu melakukan patroli. Dan banyak juga muda-mudi yang kita angkut karena itu. Dan banyak juga yang kita tindak lanjuti karena membawa sajam dan minum-minuman beralkohol,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …