Jabatan Eksekutif Gabung Legislatif, DPRD Kritisi Dugaan Kolusi di Tubuh DTKB

Arwis Sembiring

Arwis Sembiring

ANGGOTA Komisi I DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring Meleila kritisi adanya dugaan kolusi di tubuh Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB). Diketahui, Ketua Organda Kota Bekasi Hotman Pane juga masuk dalam tubuh DTKB sebagai wakil ketua III.

“Saya dari pertama sudah menentang itu. Sama saja dia sudah menjabat sebagai eksekutif, tapi jabat juga di legislatif. Jelas ini ada kesalahan, kolusi itu namanya,” kata dia, Kamis (27/4/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Menurut Arwis, Pemerintah Kota Bekasi terutama Dinas Perhubungan terkesan ingin memasarkan Bajaj dan armada Transpatriot sebagai proyek pemerintah.

“Lihat saja, kan yang mau diawasi itu angkutan umum, kok ketua organdanya dilibatkan di dalam susunan pengurus. Jelas ini ada kepentingan dilibatkannya Hotman ke dalam jajarang penting DTKB,” kata dia.

Arwis melanjutkan, keberadaan DTKB yang pada awalnya diharapakan mampu mengatasi sejumlah persoalan transportasi dan infrastruktur.

“DTKB harus mampu membuat tata kelola yang beradab, sehingga kebijakan yang dikeluarkan tetap berpihak kepada masyarakat,” tegas dia.

Dengan tercantumnya nama Hotman Pane serta sejumlah pengurus yang juga anggota partai, sangat jelas adanya kolusi yang dilakukan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

“Seharusnya keterwakilanya harus kompeten. Jika tidak memperhatikan hal itu, maka hanya sebagai face interest yang kemudian menjadi hegemonik,” ujar dia.

Di beritakan sebelumnya, sekitar 27 orang pengurus DTKB telah resmi dilantik di Plaza Pemerintahan Kota Bekasi, Senin (10/4/2017) lalu. Nama Hotman Pane masuk dalam posisi startegis sebagai Wakil Ketua III yang diketuai langsung oleh Harus Al-Rasyid. (kub/gob)



loading...

Feeds