LPA Dorong Polres Bekasi Tindak Cepat Kasus Kekerasan Seksual

Ketua LPA Kota Bekasi Ade Puspitasari. (Foto: Dok/GoBekasi)

Ketua LPA Kota Bekasi Ade Puspitasari. (Foto: Dok/GoBekasi)

KETUA Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Ade Puspita Sari, meminta pihak kepolisian cepat dalam menanggapi kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak dan perempuan.

“Jika dibiarkan berlarut-larut penanganan hukumnya, kemudian korban tidak mendapat pendampingan psikologis secara intensif. Maka dikhawatirkan korban bisa mengambil jalan pintas yang tidak diinginkan, yakni mengakhiri hidup secara paksa alias bunuh diri,” kata dia, Rabu (26/4/2017) kepada GoBekasi.co.id

Untuk itu, setiap ada kejadian kekerasan terhadap anak, pihak kepolisian diharapakan dapat bekerja secara optimal untuk cepat menangkap pelaku tersebut.

Mengingat perkara ini merupakan kejahatan luar biasa dan untuk kebaikan pihak keluarga maupun korban, lanjut Ade, LPA yang merupakan bagian Komnas PA dan sebagai lembaga independen di bidang promosi, pemenuhan dan perlindungan anak di Indonesia sesuai kewenangan penyidik polri mendesak Polres Metropoltan Bekasi segera melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Namun soal hukuman apa yang pantas untuk pelaku, pihak kepolsian dan lembaganya akan melakukan investigasi lebih lanjut.

Sesuai Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pelaku dapat ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

“Tapi ya berharap para pelaku dihukum kebiri. ‎Hukuman kebiri ini dapat memberikan efek jera. Kemungkinan kasus seperti ini masih terjadi karena tidak ada efek jera,” pinta dia.

Menurut Ade, siapa pun tidak dibenarkan tindak pidana. Siapa pun yang melakukannya pasti ada konsekuensi hukum. Namun, untuk pelaku yang masih di bawah umur, ada perlakuan khusus.

“Pelaku yang masih anak-anak ada penanganan khusus. Diawali dengan penyelidikan, penyidikan, penuntutan, dan penempatan. Ketentuan ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Prosesi pemakaman Bripda Taufan di TPU Jatiranggon, Jatisampurna, Kamis (25/5/2017). (Foto: Ist)

Sosok Bripda Taufan Dikenal Ramah

PEMAKAMAN Bripda Taufan Tsunami (23), berjalan dengan hikmat di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Rangon, Kecamatan Jatisampurna, Kamis (25/5/2017) siang ini. …