Honor Guru Non PNS Belum Dibayar Sejak Januari, Nyumarno Ungkap Mekanisme Pencairan

Ilustrasi.

Ilustrasi.

SEJUMLAH guru di Kabupaten Bekasi mengeluhkan keterlambatan pembayaran Jasa Tenaga Kerja (Jastek) sejak Januari-April 2017. Hal ini membuat Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno, angkat bicara.

“Seharusnya tidak ada keterlambatan, Mekanisme pencairan Jastek di Kabupaten Bekasi sekarang sudah lebih sempurna, tinggal Kepala Sekolah dan UPTD (unit pelaksana teknis daerah,red) saja ajukan ke Bagian Keuangan Dinas Pendidikan, maksimal 3 hari Jastek sudah bisa cair kok”.

Sekretaris Fraksi PDIP Kabupaten Bekasi ini memastikan, tidak ada keterlambatan dari pihak bagian keuangan pemerintah Kabupaten Bekasi. Namun, jika tak juga sampai ke tangan para guru bersangkutan maka Nyumarno mengira, keterlambatan terjadi dari pihak Kepala Sekolah atau UPTD.

“Heran saja kalau masih terjadi keterlambatan pencairan Jastek, ini harus kami selidiki dimana letak penyebab keterlambatannya. Apakah ada pada Kepala Sekolah, UPTD ataukah Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Adapun pria yang akrab disapa Sinyo itu merinci, besaran honor guru Non PNS BOS sumber BOS APBN untuk tingkat SD sebesar Rp850 ribu, SMP Rp1 juta. Kemudian dari Jastek yakni APBD Kabupaten Bekasi guru non PNS diberi honor Rp1,170,000 dan SMP sebesar Rp1,200,000. Honor tersebut selanjutnya sebut dia, dibayarkan kepada guru bersangkutan setiap triwulan.

“Kalau toh pun ada keterlambatan, menurut saya dikarenakan 2 (dua) hal, pertama karena Dinas Pendidikan baru peralihan (Mutasi) pada bulan Maret kemarin serta mungkin keterlambatan dari Kepala Sekolah dan UPTD itu sendiri dalam proses pencairan ke Bagian Keuangan,” tuturnya sambil meminta guru agar melapor perihal keterlambatan yang dialami. “Jika masih saja ada keterlambatan, saya meminta agar dapat dilaporkan ke kami DPRD supaya kami bisa melakukan pengawasan,” tandasnya.(cr34/gob)



loading...

Feeds

Pentas seni di SMAN 12 Bekasi, Minggu (17/12/2017). (Foto: Ist)

Pensi SMAN 12 Bekasi Meriah

SMP Negeri 12 Kota Bekasi menyuguhkan kegiatan Fun Walk dan Pensi, kegiatan bertemakan asah-kreativitas ini merupakan bentuk apresiasi pihak sekolah …
Ilustrasi suspect difteri. (Foto: Ist)

Penderita Difteri di Kota Bekasi Bertambah

PENDERITA Difteri di Kota Bekasi bertambah. Sedikitnya 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah …