Komisi III Minta Pembangunan Jembatan Penghubung MM 2100 dan EJIP Diteruskan

(Ilustrasi) Dua orang pekerja sedang menyelesaikan proses pembangunan Jembatan Jalan Bali yang menghubungkan kawasan industri MM 2100 di Desa Gandamekar, Cikarang Barat, Minggu (24/7). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

(Ilustrasi) Dua orang pekerja sedang menyelesaikan proses pembangunan Jembatan Jalan Bali yang menghubungkan kawasan industri MM 2100 di Desa Gandamekar, Cikarang Barat, Minggu (24/7). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

PEMBANGUNAN jembatan penghubung Kawasan Industri MM 2100 dengan Kawasan Ejip hingga kini belum juga selesai. Pembangunan jembatan ini mangkrak sudah sekitar dua tahun lamanya.

Penyebab belum diselesaikan pembangunan jembatan ini ialah pembebesan lahan. Persoalan itu pun hingga kini belum menemukan solusi.

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi meminta pihak kawasan industri meneruskan pembangunan jembatan tersebut. Saat ini, jembatan yang baru dibangun separonya ini dijadikan sebagai tempat berkumpul buruh.

“Dewan sudah memanggil MM2100 tahun 2004, dengan didampingi Menhub, bupati dan lain-lain, alasannya kemarin persoalan terkait pembebasan lahan sudah dua tahun lalu kendalanya itu-itu juga,” kata Angota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Aep Saepulrohman.

Saat pertemuan itu, kata Aep, pihak MM2100 berjanji akan meneruskan pembangunan jembatan dan diprediksi akan selesai pada 2016. Namun faktanya, hingga kini belum ada kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.

“Ini jadi pertanyaan, apakah tidak ada niat baik dari MM 2100, dewan sudah menggiring untuk segera dibangun, waktu itu ketika saya jadi ketua Komisi III, ” ujarnya.

Dikatakan Aep, untuk teknis pembangunan jembatan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sedangkan soal pembebasan lahan seluas 1.500 meter menjadi tanggungjawab kawasan industri.

“Pihak kawasan harusnya cepat menyelesaikan itu agar akses jalan antara Ejip dan MM2100 bisa terhubung, supaya pekerja tidak lagi melewati jalur perahu yang dikenai biaya sekali melintas, itu merugikan mereka pekerja,” ungkapnya.

(dho/pj/gob)



loading...

Feeds

TAK TERURUS: Kondisi Pasar Bantargebang Kota Bekasi. Tidak adanya perhatian dari Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, membuat kondisi Pasar Bantargebang terlihat kumuh. (Foto: Dokumentasi/Radar Bekasi)

Inflasi Diperkirakan Terjadi Bulan Juni

EKONOM SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Alexander Sugandi memprediksi puncak tekanan inflasi terjadi Juni mendatang. Eric menuturkan, akan terjadi efek simultan …
sesepuh-tokoh-sunda-meninggal-jawa-barat-berduka_m_133306

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sabtu malam (27/5), sesepuh Tokoh Sunda, Aboeng Koesman Somawidjaja meninggal dunia. Mantan Wakil Gubernur Jawa …