Ratusan Guru Honorer Kota Bekasi Minta Diangkat Jadi TKK

Ratusan guru honorer Kota Bekasi mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD). Menuntut kenaikan status menjadi tenaga kerja kontrak, Jumat (21/4/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Ratusan guru honorer Kota Bekasi mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD). Menuntut kenaikan status menjadi tenaga kerja kontrak, Jumat (21/4/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

RATUSAN guru honorer Kota Bekasi dengan mengenakan kebaya mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKKPD) Kota Bekasi, menuntut kenaikan honorer menjadi tenaga kerja kontrak (TKK), Jumat (21/4/2017).

Mereka mengatakan, sebelumnya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat menjanjikkan keinaikan pangkat menjadi TKK, namun hal itu belum terealisasi hingga hari ini.

“SK kami seharusnya TKK, tapi sampai sekarang SK yang diberikan oleh wali kota belum juga dirubah,” ujar Ketua Front Pembela Honorer Indonesai (FPHI) Kota Bekasi Firmansyah, Jumat.

Ia melanjutkan, SK tersebut dikeluarkan oleh wali kota pada awal Januari 2017, namun para guru honorer tidak menerima kepusutan itu. FPHI mengaku beberapa kali menjembatani aksi protes terhadap Pemkot Bekasi.

“Kita banyak menemukan TKK siluman yang disebar ke berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sedikitnya ada 400 TKK siluman, namun kami yang mengabdi dari belasan hingga puluhan tahun masih berstatus sebagai honorer,” sesalnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

ilustrasi

Waspada Wabah ‘Gay’ di Kota Bekasi

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, meminta kepada masyarakat mewaspadai praktik pasangan sesama jenis. Hal ini menyusul terbongkarnya pesta seks kaum …